Tampilkan postingan dengan label biodata barat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label biodata barat. Tampilkan semua postingan
Gambar : Personil Blink-182

Blink-182 adalah band pop punk asal Amerika Serikat yang beranggotakan trio Mark Hoppus, Tom DeLonge, dan Travis Barker. Mereka telah menjual lebih dari 27 juta copy album di seluruh dunia sejak terbentuk di Poway, California pada tahun 1992. Bersama dengan drummer pertama mereka, Scott Raynor, Blink-182 merilis album perdana mereka, Cheshire Cat, pada tahun 1994 dan mendapatkan sukses menengah dengan album berikutnya, Dude Ranch, pada tahun 1997. Dude Ranch hingga saat ini tercatat telah terjual lebih dari satu juta keping. Scott Raynor kemudian digantikan oleh Travis Barker pada pertengahan tour tahun 1998.

Blink-182 mendapatkan sukses yang lebih besar pada tahun 1999 dengan penjualan album multi-platinum Enema of the State, yang mencapai posisi 9 di chart Billboard 200 berkat singel "What's My Age Again" dan "All the Small Things". Blink-182 segera mendapatkan popularitas atas rasa humor mereka yang kurang sopan. Album mereka berikutnya, Take Off Your Pants and Jacket, pada tahun 2001 berhasil mencapai posisi 1 di Amerika Serikat, Kanada, dan Jerman. Album kelima mereka, Blink-182 dirilis pada tahun 2003 dan merupakan titik perubahan gaya Blink-182, dengan mencampur unsur eksperimental dan suara pop punk khas mereka yang menghasilkan suara yang terdengar lebih dewasa.

Tom DeLonge meninggalkan Blink-182 pada awal 2005, membuat status Blink-182 berada dalam masa vakum. Setelah itu, DeLonge membentuk band Angels & Airwaves sementara Hoppus dan Barker membentuk band +44. Pasca vakumnya +44, Hoppus dan Barker kemudian mulai melakukan solo-karier.

Blink-182 bersatu kembali pada Februari 2009. Album keenam mereka, Neighborhoods, dirilis pada 27 September 2011

Daftar Personil :

  • Mark Hoppus [vokalist, bassist] [1992-sekarang]
  • Tom DeLonge [vokalist, guitarist] [1992-sekarang]
  • Scott Raynor [drummer] [1992-1998]
  • Travis Barker [drummer] [1998-sekarang]

Rekomendasi Lagu :

  1. I Miss You
  2. All The Small Things
  3. First Date
  4. What's My Age Again
  5. Felling This
  6. Adam's Song

Sumber :

http://id.wikipedia.org/
Gambar : Personil Avenged Sevenfold ketika masih bersama "The Rev"

Avenged Sevenfold (atau dipanggil A7X) adalah band Hardrock Amerika dari Huntington Beach, California, yang dibentuk pada tahun 1999. Band ini terdiri dari vokalis M. Shadows, lead guitar Synyster Gates, Zacky Vengeance rhythm guitar, bassist Johnny Christ, dan Drummer Arin Ilejay.

Avenged Sevenfold muncul dengan genre Metalcore pada debut mereka Sounding the Seventh Trumpet, yang mengandung banyak vokal scream. Band ini mengubah gaya mereka di album ketiga mereka dan rilis major label, City of Evil, yang menampilkan vokal melodis dan power ballad. Band ini terus mengeksplorasi suara baru dengan mengeluarkan album yang berjudul Avenged Sevenfold dan menikmati kesuksesan mainstream lanjutan sebelum drummer mereka, James "The Rev" Owen Sullivan, meninggal karena penyakit jantung dan dampak gabungan dari obat dan alkohol di tubuhnya pada tahun 2009. Meski begitu, band ini melanjutkan perjalanan dengan bantuan mantan drummer Dream Theater, Mike Portnoy untuk merilis dan melakukan tur dalam mendukung Nightmare, album kelima mereka pada tahun 2010 yang memulai debutnya di tempat atas, Billboard 200 yang berada di tempat pertama.

Sampai saat ini, Avenged Sevenfold telah merilis lima album studio, satu album live, kompilasi, DVD, dan enam belas single. Band ini telah menerima banyak penghargaan untuk kesuksesan mainstream di seluruh dunia mereka dan terutama dinyatakan sebagai salah satu pemimpin dan band kunci dalam New Wave of American Heavy Metal dan tampil sebagai tempat kedua di Atas Ultimate Guitar's Top Ten Band Decade.

Daftar Personil :

  • M. Shadows [lead vocal] [1999-sekarang]
  • Zacky Vengeance [rythm guitar, backing vokal] [1999-sekarang]
  • Synyster Gates [lead guitar, piano, backing vokal] [2000-sekarang]
  • The Rev [drummer, piano, backing vokal]
  • Mike Portnoy [drummer] [2010]
  • Arin Ilejay [drummer] [2011-sekarang]
  • Matt Wendt [bassist] [1999-2000]
  • Justin Sane [bassist, piano] [2000-2002]
  • Dameon Ash [bassist] [2002-2003]
  • Johnny Christ [bassist] [2003-sekarang]

Rekomendasi Lagu :

  1. Afterlife
  2. Nightmare
  3. A Little Piece of Heaven
  4. So Far Away
  5. Bat Country
  6. Seize The Day
  7. Dear God

Sumber :

http://id.wikipedia.org/

Gambar : Personil Pendulum
Pendulum adalah sebuah grup band asal Australia yang berdiri pada tahun 2002. Pendulum didirkan di Perth, Australia Barat oleh Rob Swire, Gareth McGrillen, dan Paul Harding. Meskipun berdiri di Australia, band ini sekarang aktif di Inggris. Band ini ber-genre elektronik drum & bass. Rob dan Gareth juga merupakan duo di sebuah band electro house bernama Knife Party.

Ciri-ciri yang terdapat pada musik Pendulum adalah suara-suara khas yang mencampurkan antara musik hard rock dengan musik elektronik. Selain itu musik yang mereka kembangkan juga mencakup genre yang lebih luas.

Sebelum Pendulum terbentuk, Rob dan Gareth dulunya adalah personil di sebuah band metal bernama Xygen. Namun setelah mendengar lagu "Messiah" yang dibawakan grup band Konflict di sebuah klub, mereka terinspirasi untuk memasuki genre Drum & Bass. Setelah itu mereka mengajak Paul Harding yang merupakan seorang DJ berpengalaman di genre Drum & Bass untuk mendirikan Pendulum.

Pada tahun 2003 Pendulum pindah ke Inggris. Setelah itu mereka mengeluarkan album pertama mereka yakni "Hold Your Colour". Pada album ini genre Drum & Bass terasa sekali. Tidak puas, mereka pun bereksperimen dengan mencampurkan genre-genre lain pada album berikutnya. Dan ini bisa didengar pada album "In Silico" dan "Immersion". Pada Agustus 2013 lalu, Rob Swire mengumumkan bahwa Pendulum mungkin akan mengeluarkan album baru pada tahun 2014.

Daftar Personil :

  • Rob Swire [vokalis, synthesizer]
  • Gareth McGrillen [bass, backing vocal]
  • Paul "El Hornet" Harding [DJ]
  • Ben Mount [MC (a.k.a. rapper)]
  • Peredur ap Gwynedd [gitaris]
  • Kevin Sawka (drummer)

Rekomendasi Lagu :

  1. The Tempest
  2. Witchcraft
  3. Witchcraft (Rob Swire's mix)
  4. Witchcraft (Netsky's remix)
  5. The Island part 1 (MaxNRG remix)
  6. Crush
  7. Under the Waves
  8. Watercolour
  9. Hold Your Colour
  10. Girl In The Fire
  11. Different
  12. Salt In The Wounds
  13. Set Me On Fire
  14. The Vulture
  15. Propane Nightmare
Gambar : Personil Hoobastank

Hoobastank merupakan grup musik asal Amerika Serikat yang beraliran rock modern yang melejit lewat lagu "The Reason" pada tahun 2004. Kata Hoobastank diambil dari kata "Hooba" dan "Slank". Kedua kata tersebut diambil dari bahasa pergaulan sewaktu masih duduk di bangku sekolah. Grup musik ini terdiri dari Douglas Robb (vokal), Dan Estrin (gitar), Markku Lappalainen (bass) dan Chris Hesse (drum). Hoobastank merilis lagu single perdananya yang berjudul "Crawling in The Dark" pada November 2001. Lagu tersebut melejit hingga masuk di posisi 68 tangga Billboard Hot 100 dan di posisi 3 untuk tangga modern rock. Kemudian single kedua pun diluncurkan dengan judul "Running Away" yang juga menembus posisi ke 44 untuk Billboard 100 dan di posisi ke 2 untuk rock modern. Pada album kedua, lagu andalan "The Reason" meledak dipasaran Amerika, Asia dan Eropa. Hoobastank saat ini sudah merilis album Basketball Shorts, Hoobastank (2001), The Reason (2003) dan Every Man For Himself (2006). Sebelum album Every Man For Himself rilis, Markku Lappalainen keluar dan digantikan Josh Moreau.

Daftar Personil :

  • Douglas Robb (vokalis)
  • Dan Estrin (gitaris)
  • Markku Lappalainen (bassis)
  • Chris Hesse (drummer)

Rekomendasi Lagu :

  1. The Reason
  2. If I Were You
  3. Inside of You

Sumber :

 http://id.wikipedia.org/
Gambar : Personil Red Hot Chili Peppers

Red Hot Chili Peppers (lebih dikenal RHCP) adalah kelompok musik rock berbasis di California yang didirikan oleh vokalis Anthony Kiedis, bassist Michael Balzary (dikenal sebagai Flea), almarhum gitaris Hillel Slovak, vokalis dan drummer 'Cho' Laws, dan drummer Jack Irons pada 1983. Saat ini anggotanya terdiri dari Kiedis, Balzary, gitaris Josh Klinghoffer dan drummer Chad Smith. Mantan-mantan anggota termasuk Dix Denney, Jack Sherman, Cliff Martinez, Dwayne "Blackbird" McKnight, D.H. Peligro, Arik Marshall, John Frusciante, Jesse Tobias, dan Dave Navarro.

RHCP telah mengeluarkan sembilan album studio, sembilan #1 modern rock hits, dan telah menjual hampir 50 juta keping album di dunia (37 juta terjual untuk ketiga album Blood Sugar Sex Magik, Californication dan By the Way).

Perjalanan Karir :

Red Hot Chili Peppers (mulanya Tony Flow and the Miraculously Majestic Masters of Mayhem) didirikan pada 1983 oleh alumni Fairfax High School : Michael "Flea" Balzary (bass), Anthony Kiedis (vocals), Jack Irons (drums), dan Hillel Slovak (guitar) mulanya hanya untuk 1 kali pentas. Setelah menjadi terkenal di Los Angeles, mereka menandatangani kontrak rekaman dengan EMI.

Irons dan Slovak menganggap band tersebut sebagai proyek sampingan, dan meninggalkan RHCP sebelum album perdana mereka untuk menekuni band asal mereka What Is This?. Album Red Hot Chili Peppers diterbitkan pada 1984 dan direkam dengan Jack Sherman pada gitar dan Cliff Martinéz pada drums dan produser Andy Gill dari Gang of Four namun tidak berhasil secara penjualan. Karena pertengkaran dalam tur, Sherman hengkang dan Slovak masuk kembali.

George Clinton dari Parliament-Funkadelic menjadi produser album kedua mereka Freaky Styley pada 1985. Martinéz dipecat setelah album ini keluar dan Jack Irons bergabung kembali pada 1986. Pada saat ini mereka mulai menggunakan narkotika.

Album mereka selanjutnya, yang masuk ke Billboard Top 200, adalah The Uplift Mofo Party Plan pada 1988 dengan produser Michael Beinhorn. Ini adalah satu-satunya album dengan keempat anggota awal. Dalam tur, Slovak semakin kecanduan obat-obatan dan ia akhirnya overdosis heroin pada 25 Juni 1988 dalam sebuah tur di Eropa. Jack Irons kembali cabut dan bergabung dengan Pearl Jam dan Eleven.

Setelah pengganti sementara drummer Dead Kennedys D.H. Peligro dan mantan gitaris P-Funk DeWayne "Blackbyrd" McKnight, mereka akhirnya menemukan Chad Smith dan John Frusciante untuk merekam album selanjutnya, Mother's Milk, yang diterbitkan pada Agustus 1989. Album ini mencapai #52 di AS, yang tertinggi bagi mereka saat itu.

Pada 1990 mereka pindah ke Warner Brothers Records. Rick Rubin menjadi produser album kelima mereka Blood Sugar Sex Magik, yang menghasilkan banyak hit dan terjual 7 juta keping di AS. Single "Give it Away" memenangkan Grammy award pada 1992 untuk "Best Hard Rock Performance With Vocal", dan single-single lainnya adalah "Breaking the Girl", "Suck My Kiss", dan "Under the Bridge". Blood Sugar Sex Magik masuk ke nomor 310 dalam daftar Rolling Stone magazine The 500 Greatest Albums of All Time, dan pada 1992 mencapai # 3 di AS.

Masalah obat-obatan kembali menghadang mereka dan Frusciante keluar dari band pada Mei 1992. Setelah menggantikannya dengan Arik Marshall dan Jesse Tobias dari Mother Tongue, mantan gitaris Jane's Addiction Dave Navarro digaet untuk merekam album One Hot Minute. Album ini juga terjual 5 juta keping dan bertahan di tangga album selama 55 minggu.

Setelah Navarro dipecat pada 1997, John Frusciante kembali dan mereka merekam Californication. Album ini lebih berhasil daripada BSSM dan terjual 15 juta keping. Lagu-lagu hit dari album ini adalah "Scar Tissue", "Otherside", dan "Californication". Pada 2001 mereka menerbitkan By the Way pada 9 Juli 2002. Album ini terjual 700.000 keping pada minggu pertama dan menghasilkan lagu-lagu hit "By the Way", "The Zephyr Song", "Can't Stop", "Dosed", dan "Universally Speaking".

Mereka merekam dua lagu baru "Fortune Faded" dan "Save the Population" untuk album Greatest Hits dan pada 2004 album live mereka yang pertama , Live in Hyde Park. Pada tahun 2006 mereka mengeluarkan Stadium Arcadium yang merupakan album ganda.

Daftar Personil :

  1. Anthony Kiedis (vokalis)
  2. Michael "Flea" Balzary (bassis)
  3. Hillel Slovak (gitaris){ex-member}
  4. Jack Sherman (gitaris){ex-member}
  5. DeWayne "Blackbyrd" McKnight (gitaris){ex-member}
  6. John Frusciante (gitaris){ex-member}
  7. Arik Marshall (gitaris){ex-member}
  8. Jesse Tobias (gitaris){ex-member}
  9. Dave Navarro (gitaris){ex-member}
  10. Josh Klinghoffer (gitaris)
  11. Jack Irons (drummer){ex-member}
  12. Cliff Martinéz (drummer){ex-member}
  13. D.H. Peligro (drummer){ex-member}
  14. Chad Smith (drummer)

Rekomendasi Lagu :

  1. Californication
  2. Dani California
  3. Give It Away 
  4. The Adventures Of Rain Dance Maggie 
  5. Scar Tissue
  6. The Zephyr Song

Sumber :

 http://id.wikipedia.org/

 
Gambar : Personil Queen

Perjalanan Karir :

Pada era 1970an tidak banyak band yang berekses aliran murni seperti kelompok musik Queen. Kuartet asal Inggris yang beraliran progressive rock, heavy metal serta beragam aliran lainnya ini berhasil memadukan musik yang bombastis dan menciptakan permainan opera dengan alunan gitar dan teknik vokal yang berlapis. Selama bertahun-tahun kelompok Queen membanggakan album mereka dengan motto “tidak ada satu pun album Queen yang merupakan hasil rekayasa efek synthesizer”. Brian May dkk mengeluarkan pernyataan tersebut karena mereka tidak ingin disamakan seperti kelompok band hard rock pasca Led Zeppelin, yang banyak mengandalkan efek synthesizers.

Sang vokalis, Freddie Mercury mencoba membangkitkan karya musik Queen dengan bobot humor sentimentil dan aransemen yang mendekati aransemen musik klasik. Kombinasi yang cukup unik ini dapat didengar pada karya kelompok Queen yang berjudul “Bohemian Rhapsody”. Sementara itu, Freddie Mercury, yang dipandang sebagai sosok flamboyan, ternyata menyimpan rahasia kontroversial, bahwa ia mengalami penyimpangan perilaku seksual, biseksual. Hal ini tertuang jelas sekali dalam musik Queen, mulai dari judul lagu yang dipilih sampai ke pengungkapan hasrat secara tidak langsung yang tertulis pada lirik lagunya. Tak lama berselang setelah Freddie mengakui hal tersebut, pada tahun 1992 ia meninggal dunia akibat penyakit AIDS yang dideritanya. Memang aneh apabila kita mengetahui bahwa lagu pujaan kaum gay seperti “We Are The Champion”, justru menjadi lagu yang digunakan untuk merayakan momen kemenangan di bidang olahraga. Namun hal tersebut bisa terjadi karena kepiawaian mengolah tampilan musik yang dimiliki Freddie Mercury, sebagai sosok yang sangat dinamis dan karismatik dalam sejarah musik rock. Berkat bakat Freddie pula lah, kelompok Queen berhasil menjadi salah satu kelompok terkemuka di dunia pada pertengahan tahun 1970an.

Di Inggris sendiri, kelompok Queen harus puas menjadi band nomer dua, karena dikalahkan oleh popularitas dan koleksi musik The Beatles pada tahun 1990an. Saudara, meskipun menyandang popularitas, pada tahun 1979 majalah musik Rolling Stones pernah menyebut album Queen yang diberi judul Jazz, sebagai album fasis. Boleh saja kritik tajam datang menghujam, namun popularitas kelompok Queen tidak tampak terguncang. Pada penghujung tahun 1980an, kelompok yang digawangi oleh Freddie Mercury, John Deacon, Brian May, dan Roger Taylor ini tetap mempunyai pengikut yang fanatik, kecuali di negara Amerika Serikat.

Tokoh yang berperan sebagai pendiri kelompok musik Queen adalah sang penabuh drum Roger Taylor dan gitaris Brian May. Pada tahun 1967, Roger Taylor dan Brian May pernah tergabung dalam kelompok musik beraliran rock psychedelic yang bernama Smile. Setelah vokalis utama Tim Staffel hengkang dari kelompok Smile tahun 1971, Brian May dan Roger Taylor membentuk kelompok musik bersama Freddie Mercury. Freddie Mercury sendiri merupakan mantan vokalis kelompok Wreckage. Beberapa bulan kemudian, John Deacon bergabung sebagai pemain bass pada kelompok yang dibentuk Brian, Roger serta Freddie dan mulai berlatih bersama. Dalam kurun waktu 2 tahun, setelah keempat personil menyelesaikan kuliahnya, mereka mulai menggelar sejumlah pertunjukan.

Beberapa saat sebelum album Queen II dirilis, kelompok Queen pernah tampil dalam kontes musik Top of Pops, mereka tampil membawakan lagu “Seven Seas of Rhye”. Baik lagu dan kehadiran Queen di kontes tersebut benar-benar menghasilkan kesuksesan yang cukup memuaskan. Single “Seven Seas of Rhye” sukses melesat ke tangga lagu Top Ten, di mana album Queen II berhasil mencapai tangga lagu urutan ke lima. Saudara, sebelum sampai di penghujung tahun 1974, kelompok Queen merilis album mereka yang ketiga, yang diberi judul Sheer Heart Attack. Salah satu single di album tersebut yang berjudul “Killer Queen” berhasil menempati urutan ke dua tangga lagu di blantika musik Inggris, sekaligus menghantar album Sheer Heart Attack ke urutan yang sama.

Kesuksesan album Sheer Heart Attack menembus pasar musik di Amerika Serikat, ternyata menjadi pembuka jalan bagi kesuksesan album A Night at the Opera pada tahun berikutnya, atau tahun 1975. Tetapi memang, kesuksesan yang diraih ini, bukanlah tanpa usaha. Banyak fakta yang membenarkan bahwa kelompok Queen bekerja sangat keras dan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk memproduksi album A Night at the Opera, dan bisa dikatakan bahwa album tersebut merupakan album rekaman termahal yang pernah dirilis saat itu. “Bohemian Rhapsody”. Single ini merupakan salah satu rekaman yang terdapat di album A Night at the Opera, yang kemudian menjadi lagu simbolis bagi kelompok asal London, Inggris ini. “Bohemian Rhapsody” mempunyai nuansa selingan opera yang masih cukup kental namun juga diselingi ciri khas musik metal.

Kelompok Queen membutuhkan waktu 3 minggu untuk merekam lagu tersebut, dan pengambilan suaranya pun sampai beberapa kali. Video musik konseptual diproduksi untuk memberikan dukungan popularitas bagi lagu “Bohemian Rhapsody. Hasilnya, lagu ini berhasil menjadi single nomer satu dan bertahan selama 9 minggu di Inggris, serta memecahkan rekor sebagai single terlama yang berada di tangga lagu Inggris. Lagu “Bohemian Rhapsody” dan album A Night at the Opera juga sama-sama menuai keberhasilan di Amerika Serikat. Album A Night at the Opera sendiri sukses berada di jajaran Top Ten chart album Amerika Serikat dan tak lama kemudian meraih penghargaan platinum.

Setelah sukses dengan A Night at the Opera, Queen meraih predikat superstar dan berkat predikat superstar tersebut, Queen langsung menjadi legenda dunia musik rock. Meskipun sudah menjadi legenda, namun kelompok Queen tetap bekerja keras menekuni karirnya. Pada musim panas di tahun 1976, Queen tampil dalam konser gratis di Hyde Park, London dan konser ini berhasil memecahkan rekor jumlah pengunjung.

QUEEN menikmati kesuksesan di Inggris pada awal hingga pertengahan tahun 1970-an dengan album QUEEN dan QUEEN II, dengan merilis Sheer Heart Attack pada tahun 1974 dan tahun berikutnya dengan album A Night at the Opera - yang telah disebut sebagai band terbaik danQUEEN layak menjadi band komersial dan mendapat pengakuan internasional dan ini menjadi penentu keberhasilan QUEEN. Mereka telah merilis lima belas album studio, lima album live dan sejumlah album kompilasi. Sejak kematian Freddie Mercury dan Deacon pensiun, May dan Taylor telah tampil jarang bersama dan hanya di acara-acara khusus dan program-program musik lain sebagai personel tamu. Antara 2004-2009 duo May dan Taylor bekerja sama dengan Paul Rodgers, di bawah moniker Queen + Paul Rodgers. Album QUEEN itu bertahan di urutan 13 pada tangga lagu di daftar VH1's 100 Greatest Artists of Hard Rock .


Daftar Personil: 

  •  Freddie Mercury (vokalis)
  •  Brian May (gitaris)
  •  Roger Taylor (drummer)
  •  John Deacon (bassis)

 

Rekomendasi Lagu :

  1. I Want to Break Free
  2. We Will Rock You
  3. We Are The Champions
  4. Love of My Life
  5. Bohemian Rhapsody 

Sumber :

http://sejarahmusicrock.blogspot.com/2011/11/sejarah-berdiri-band-queen.html 
Gambar : Personil My Chemical Romance

My Chemical Romance adalah grup musik asal New Jersey, yang dibentuk pada bulan September tahun 2001 oleh Gerard Way dan Matt Pelissier. Saat ini, band ini beranggotakan Gerard Way (vokal), Mikey Way (bass), Ray Toro (lead guitar), Frank Iero (gitar), dan Mike Pedicone (drum) yang menggantikan Bob Bryar yang merupakan drummer sebelumnya yang keluar pada Maret 2010. Nama band ini terinspirasi oleh buku karangan Irvine Welsh yaitu Ecstasy: Three Tales of Chemical Romance.

My Chemical Romance adalah grup band yang menurut media bergenre pop punk, post-hardcore, "punk revival", rock alternatif. Namun grup ini mendeskripsikan musik mereka sebagai musik "rock" atau "pop yang kasar", dan menolak diklasifikasikan sebagai emo. Grup ini telah merilis empat album yaitu I Brought You My Bullets, You Brought Me Your Love pada tahun 2002, Three Cheers For Sweet Revenge pada tahun 2004, The Black Parade pada tahun 2006, Danger Days: The True Lives Of The Fabulous Killjoys yang dirilis pada tanggal 22 November 2010 dan Conventional Weapon yang dimulai dari Tahun 2012 sampai 2013.

Band ini mendapat inspirasi dari Queen, Black Flag, Iron Maiden, The Misfits, Morissey, At the Gates, Pink Floyd, The Smashing Pumpkins, Descendents, Pantera, The Cure, dan The Smiths. Selain terinspirasi, mereka juga menginspirasi sekelompok anak muda asal Indonesia yang akrab disebut kelompok SGW.

Daftar Personil :

  • Gerrard Way [vokalist]
  • Mikey Way [bassist]
  • Ray Toro [lead guitarist]
  • Frank Iero [guitarist]
  • Mike Pedicone [drummer]
  • Matt Pelissier [drummer] (mantan personil)
  • Bob Bryar [drummer] (mantan personil)

Rekomendasi Lagu :

  1. Welcome to The Black Parade
  2. Teenagers
  3. I Don't Love You
  4. Helena
  5. Cancer
  6. Famous Last Words
  7. Mama
  8. I'm Not Okay

Sumber :

http://id.wikipedia.org/
http://cdn.buzznet.com/
Gambar : Personil Mr.Big

Mr. Big adalah grup musik rock asal Amerika Serikat yang dibentuk pada 1988.

Mr Big adalah grup hard rock yang dibentuk pada tahun 1988. Band ini adalah kuartet terdiri dari Eric Martin (vokal), Paul Gilbert (gitar), Billy Sheehan (bass), dan Pat Torpey (drum); Mr Big juga termasuk Richie Kotzen, seorang gitaris blues berbasis reputasi yang menggantikan Gilbert pada tahun 1999 . band ini dikenal terutama untuk musik yang mereka, dan mencetak sejumlah hit. Lagu mereka sering ditandai dengan vokal yang kuat dan harmoni vokal. Hit mereka termasuk "To Be With You" ( hit nomor satu di 15 negara selama berminggu-minggu pada tahun 1991) dan "Green-tinted Sixties Mind".

Mr Big tetap aktif dan populer selama lebih dari dua dekade, meskipun konflik internal dan perubahan tren musik. Mereka bubar pada tahun 2002, tetapi setelah permintaan dari penggemar bersatu kembali pada tahun 2009; tur pertama mereka di Jepang, pada Juni 2009.

Perjalanan Karir :

Setelah pemain bass Billy Sheehan meninggalkan David Lee Roth pada tahun 1988, ia mulai piecing bersama sebuah band baru dengan bantuan Mike Varney dari pecahan peluru Records, label khusus dalam shredding genre. Dia merekrut Eric Martin, penyanyi solo yang berorientasi rock dan bersandarkan pada soul, dan tidak lama kemudian ditambahkan Gilbert (gitaris) dan Torpey (drummer). Gilbert menjadi gitaris yang sangat dihormati karena telah merilis dua album dengan latar belakangnya yang dari band Los Angeles, Racer X. Torpey datang ke California dari Arizona, dan melakukan tur dengan beberapa seniman berprofil tinggi, yakni Robert Plant, Impellitteri, Stan Bush, Belinda Carlisle, Ted Nugent, The Knack, dan Jeff Paris.

Band yang baru terbentuk mempekerjakan Herbie Herbert (mantan manajer Journey, Europe, dan Carlos Santana) untuk menjadi manajer mereka. Pada tahun 1989. Mereka menandatangani kontrak dengan Atlantic Records dan merilis debut berjudul-diri mereka pada tahun yang sama. Pada bulan Juni 1990, kelompok ini melakukan tur di Amerika untuk membuka Rush.

Album kedua Mr Big pada tahun 1991 Lean Into It, sukses dipasaran, terutama dua balada, "To Be With You" (nomor satu lagu di lima belas negara) dan "Just Take My Heart, berikut " Green-tinted Sixties Mind " . Mereka melakukan tur Inggris pada bulan April dan Mei 1991 dan lagi pada tahun 1992. Mereka merilis album live, Mr Big Live, pada tahun 1992. Selama tiga malam, mereka band pembuka untuk Aerosmith di London's Wembley Arena.

Pada tahun 1993, balada lain, yang merupakan cover dari 'Cat Stevens' (Yusuf Islam), "Wild World" (dari album ketiga mereka, Bump Ahead) menempati posisi #27 di 'Billboard Hot 100'. Band ini juga memberikan kontribusi soundtrack untuk rilis Sega Mega CD The Amazing Spider-Man vs Kingpin.

Mereka merilis album 'Hey Man' pada tahun 1995. Lagu "Take Cover" termasuk pada soundtrack untuk seri kartun Mega Man.

Walaupun band ini pernah sukses sebelumnya direplikasi di pasar AS, popularitas mereka terus meroket di Jepang, mereka juga memperoleh stabler baru berikut di pasar Asia Tenggara seperti Thailand dan Korea Selatan, Jepang dan di seluruh Asia. Di sisi lain, mereka terus menjual wisata asia mereka, mengakibatkan sejumlah rilis 'live' untuk pasar Jepang.

'Live At Budokan' adalah salah satu rilis 'live' mereka yang ditujukan untuk pasar Jepang saja. Setelah itu mereka menjadi lebih asyik di proyek lain sehingga band pun bubar sementara pada tahun 1997.

Paul Gilbert meninggalkan band pada tahun 1997, dan akhirnya bergabung kembali bersama Racer X. Richie Kotzen, seniman lain Sharpnel Record dan mantan gitaris Poison, dibawa masuk sebagai pemain gitar. Dua album studio yang dirilis oleh lineup ini: 'Get Over It' pada tahun 2000, dan 'Actual Size' pada tahun 2001. 'Get Over It' dirilis pada September 1999, di Jepang, dan menghasilkan "Superfantastic" (meraih multi-platinum di Jepang). Mr Big melakukan tur duapuluh hari di Jepang yang kemudian diikuti dengan show bersama Aerosmith di Osaka Dome menjelang tahun baru 2000.

Pada tahun 2001, Mr Big merilis "Actual Size" di Asia. CD duduk di tangga lagu di nomor tiga spot dan "Shine", single pertamanya duduk di nomor satu. Lagu ini juga digunakan sebagai lagu penutup untuk seri animasi Hellsing.

Namun, ketegangan terjadi antara Billy Sheehan dan anggota lainnya ketika Billy mulai tur dengan Steve Vai. Eric Martin, Richie Kotzen, dan Pat Torpey memutuskan untuk menulis lagu tanpa Billy, dan Billy hanya diberi kredit untuk dua lagu di Actual Size. Eric Martin dan yang lainnya juga marah dengan sikap Billy Sheehan selama perekaman video musik Shine. Hal ini terjadi ketika Eric Martin dan yang lain memutuskan satu-satunya cara untuk terus bergerak maju adalah memecat Billy Sheehan. Tanpa Sheehan dan Gilbert penggemar Mr Big menyusut secara dramatis sehingga memaksa Eric Martin dan yang lain untuk meminta Billy Sheehan untuk bergabung kembali dengan band. Sheehan setuju untuk bergabung kembali dengan band, namun hanya untuk tur perpisahan.

Mr Big bubar pada tahun 2002 setelah tur perpisahan.
------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Pada tanggal 1 Februari 2009, radio "Presents Burrn Koh Sakai's: Heavy Metal Syndicate" menyuarakan pengumuman berisi pesan singkat dari Mr Big yang ingin reuni di Jepang untuk merayakan ulang tahun kedua puluh dari album debut mereka. Sebuah konferensi pers di Jepang pada bulan Februari menghasilkan banyak kegembiraan, dan tur antar negara dimulai pada bulan Juni diumumkan, dengan pertunjukkan di sepuluh lokasi (termasuk Budokan). Mereka mengadakan konser reuni pertama mereka di Rock Cafe kota Tallinn, Estonia pada bulan September 2009 demi melanjutkan tur mereka.

Warner Music Japan merilis remaster salinan dari empat album studio, serta greatest hits CD dan DVD. Ada dua lagu studio bonus pada album, lagu baru "Next Time Around", dan sampul dari "Argent's Hold Your Head Up".

Mr Big melakukan tur India pada bulan Oktober 2009 sebagai bagian dari Tur Reuni, bermain di depan keramaian ratusan penonton Bangalore, Dimapur, dan Shillong. 

Pada bulan September 2010, Mr Big merekam album ketujuh dengan produser Kevin Shirley di sebuah studio di Los Angeles-daerah. Album ini dirilis di Jepang pada tanggal 15 Desember 2010, di Eropa pada tanggal 21 Januari 2011 dan di Amerika Serikat pada Februari 2011. "What If..." adalah album pertama mereka dalam hampir 10 tahun terakhir. Band ini juga melakukan tur untuk mempromosikan album ini. Tur promosi album ini menggebrak di The House of Blues, di Hollywood, California pada tanggal 2 April, tahun 2011 dan berakhir pada Rockout Festival di Istanbul, Turki pada Oktober 2011. Band ini juga tampil di Download Festival pada bulan Juni 2011. 

Sebagai bagian dari perilisan album, mereka membuat video klip untuk lagu "Undertow". Disutradarai oleh Vicente dan Fernando Cordero, video ini menampilkan band di taman industri.

Pada tanggal 10 Mei 2011, Mr Big tampil di Araneta Coliseum di Manila, Filipina. Band ini menampilkan sebagian besar lagu dari 'Lean Into It', dan memperkenalkan beberapa lagu dari 'What If'. Selain itu kelompok tur Inggris dan Eropa, dengan kedua Gilbert dan Sheehan melakukan solo di sebagian besar acara.

Daftar Personil :

  • Eric Martin (vokalis utama)
  • Paul Gilbert (gitaris)
  • Pat Torpey (drummer)
  • Billy Sheehan (bassis)
  • Richie Kotzen (gitaris) [mantan pemain]

Rekomendasi Lagu :

  1. Take Cover
  2. To Be With You
  3. Wild World
  4. Just Take My Heart

Sumber :

http://en.wikipedia.org/

Gambar : Personil Aerosmith


Pernah mendengar grup Band Asal Amerika Serikat Aerosmith atau pernah nonton film yang menjadi box office di akhir tahun 1998 ? Armageddon merupakan sebuah film fiksi-ilmiah tentang akhir zaman yang meraih nominasi Academy Award sebagai film bencana terbaik tahun 1998. Film yang disutradarai oleh Michael Bay, dengan pemain utama Bruce Willis, Ben Affleck, Liv Tyler.

Dengan Soundtrack I Don't Wanna Miss a Thing menjadi makin makin hidup dengan intrik cerita romantis yang disajikan di film tersebut.

Perjalanan Karir :

Aerosmith merupakan kelompok musik rock terkenal Amerika Serikat, dibentuk di Boston, Massachusetts, dan anehnya tidak ada anggotanya yang berasal dari sana. Tiga anggotanya, Steven Tallarico (Tyler), Joe Perry, dan Tom Hamilton bertemu di Sunapee, New Hampshire di akhir 1960-an namun belum membentuk sebuah band. Tyler berasal dari Yonkers, New York, Perry dari Hopedale, Massachusetts, dan Hamilton dari New London, New Hampshire. Pada 1970, ketiganya memutuskan untuk membentuk band, dan pindah ke Boston, Massachusetts.

Joe Perry dan Tom Hamilton pindah ke Boston pada September 1970. Di sana mereka bertemu dengan Joey Kramer, yang kebetulan berasal dari Yonkers, New York, dan kenal dengan Steven Tallarico (kemudian menjadi Tyler). Setelah itu mereka mendengar Perry dan Hamilton bermain dan Kramer setuju untuk bergabung. Steven Tyler kemudian datang ke Boston pada Oktober 1970 dan Aerosmith dilahirkan. Mulanya Ray Tabano bermain rhythm gitar namun ia digantikan pada 1971 oleh Brad Whitford dari Reading, Massachusetts. Selain periode dari Juli 1979 sampai April 1984, inilah formasi tetap Aerosmith.

Tur Musim Panas-------
Di tahun 2012 ini, Aerosmith akan mengadakan tur musim panas mereka yang di mulai pada bulan Juni. Musim panas ini, Steven Tyler dan bandnya akan melakukan perjalanan di Amerika Serikat untuk pertama kalinya dalam dua tahun.Seperti dikutip Aceshowbiz, bulan Maret lalu Aerosmith mengumumkan tanggal perjalanan tahun 2012 mereka tur Global Warming di Amerika Utara, yang akan memulai pada 16 Juni di Target Center di Minneapolis, Minnesota dan menyelesaikan pada 8 Agustus di Tacoma, Washington.
"Aerosmith sudah kembali dengan sepenuh hati dan kami akan memulainya dengan Anda dan membuat keluar dengan ibu Anda," kata Tyler dalam sebuah pernyataan. Gitaris Joe Perry menambahkan, "Tidak sabar untuk membawa pulang kembali band yang rasanya kami seperti sudah pergi terlalu lama.."

Memecahkan sedikit apa yang fans mereka dapat harapkan dari tur ini, bassis Tom Hamilton mengatakan, "setelah berkeliling Jepang dan Amerika Selatan tahun lalu kami akan membawa semuanya kembali untuk para penggemar kota kelahiran. Kami akan membawakannya dengan klasik, hits dan bahkan mungkin beberapa lagu baru kita yang sudah direkam di studio. Tidak sabar untuk sampai ke Minneapolis. "
Vokalis Aerosmith, Steven Tyler dan personel band rock Aerosmith disambut secara meriah di Los Angeles, California. Kedatangan Steven yang kini juga dikenal sebagai juri American Idol, dengan motor gedenya itu menarik perhatian publik.

Aerosmith siap memuaskan dahaga penggemar lewat album baru dan jadwal konser keliling AS di musim panas ini. Steven mengatakan, album yang masih dalam tahap mixing itu akan selesai dan rilis tiga bulan ke depan.

Tak semua lagu dalam album tersebut merupakan karya teranyar mereka. Aerosmith sengaja menyelipkan beberapa tembang lawas yang pernah merajai chart musik dunia. Penggemar bisa merasakan sejarah perjalanan Aerosmith selama 40 tahun berkarya.

Album tersebut bakal rilis di tengah rangkaian tur keliling Amerika rencananya 16 Juni hingga awal Agustus mendatang. Grup Aerosmith beranggotakan Steven Tyler, Joe Perry, Tom Hamilton, Joye Kramer, dan Brad Whitford.

Vocalis usia tua dan berbibir lebar, Steven Tyler. Menurut para fans di Indonesia, dengan usianya yang sudah dibilang cukup gaek tapi vocalnya masih tetap dahsyat. Menurut Rolly “ Steven Tyler tak ada yang nyaingi. Bahkan pernah saya tanya ke rock star Indonesia soal vocalnya aerosmith? mrk bilang wah kalo vocal sendirian tak sanggup.” Tyler memiliki power dan intonansi tinggi . Vokalis rock Indonesia sekaliber Dodi Katamsi elpamas, Candil Seriues atau Heidy Ibrahim Powerslaves mampu mengimbangi Tyler ?

Album Terbaru----------
Tahun ini benar-benar akan menjadi momen comeback untuk band rock legendaris, Aerosmith. Selain mengumumkan konser lewat Global Warming Tour, band yang telah menjual 150 juta kopi album itu menjanjikan materi baru dalam waktu dekat. Steven Tyler (vokal), Joe Perry (gitar), Tom Hamilton (bass), Joey Kramer (drum), dan Brad Whitford (gitar) tengah melakukan finishing rilisan terbaru.
Tyler menyatakan bahwa bandnya merampungkan dua lagu terakhir untuk album terbaru. Ayah aktris Liv Tyler tersebut menargetkan, semua proses selesai kurang dari tiga bulan. Tetapi, dia masih tutup mulut tentang judul yang akan dipakai untuk rilisan ke-15 Aerosmith itu.

Empat personel Aerosmith (tanpa gitaris Brad Whitford) berkumpul di Los Angeles Mall untuk menemui fans mereka. Dalam acara tersebut, band yang terbentuk pada 1970 tersebut mengumumkan tiga track terbaru.
Beberapa judul yang dibocorkan adalah Legendary Child, Beautiful, dan Out Go the Lights. "Kami tidak akan mengecewakan kalian," ujar Tyler dengan disambut teriakan para fans, seperti dikutip Associated Press. Beberapa elemen dari album sebelumnya akan dipakai dengan sentuhan aransemen baru.

Sang bassist, Hamilton, menyatakan bahwa 2012 merupakan saat yang tepat untuk menghasilkan karya yang lebih fresh. Mereka optimistis memberikan suasana yang berbeda kepada para pendengarnya. "Kami punya banyak lagu berharga yang ditulis dalam beberapa tahun. Saat ini merupakan momen yang sempurna untuk mengeluarkannya," paparnya.
Keikutsertaan Tyler sebagai juri American Idol diakui memberikan dampak positif bagi Aerosmith. Menurut sang gitaris, Perry, hal tersebut membuat percaya diri Tyler semakin tinggi. Selain itu, rating tinggi kontes pencarian bakat tersebut berpotensi untuk mendongkrak popularitas dan menambah fans baru bandnya.

Daftar Personil :

  • Steven Tyler [main vokal]
  • Brad Whitford [gitaris]
  • Joe Perry [gitaris]
  • Tom Hamilton [bassis]
  • Joey Kramer [drummer]

Rekomendasi Lagu :

  1. I Don't Wanna Miss A Thing
  2. Jaded
  3. Amazing
  4. Crazy

Sumber :

http://www.eksekutif.co.id/
http://www.tcelectronic.com/
Gambar : sosok Adam Young


Gambar : Contoh album Owl City
Owl City adalah sebuah proyek musik elektronik oleh penyanyi-pengarang lagu dan multi-instrumentalis Adam Young yang dibentuk tahun 2007 di Owatonna, Minnesota. Young membuat proyek ini saat bereksperimen dengan musik di ruang bawah tanah rumah orang tuanya. Owl City mendapat perhatian luas di situs jejaring sosialMyspace, seperti musisi lain yang sukses pada akhir 2000-an, sebelum bergabung dengan Universal Republic tahun 2008.

Setelah dua rilis berbeda, Owl City mendapat popularitas tinggi melalui album debut berlabel besarnya pada tahun 2009, Ocean Eyes, yang di dalamnya terdapat singel pemenang empat penghargaan platinum "Fireflies". Album ini masuk kategori Platinum di Amerika Serikat pada bulan April 2010.

Pada tahun 2011, Owl City merilis album studio ketiganya, All Things Bright and Beautiful, diikuti The Midsummer Station pada bulan Agustus 2012.






Rekomendasi Lagu :

  1. Vanilla Twilight
  2. Fireflies
  3. To The Sky
  4. Good Time
  5. Super Honeymoon
  6. Cave In
  7. Dental Care

Sumber :

http://id.wikipedia.org/
http://cdn.macado.com/
http://narendroaji.blogspot.com/
Gambar : Personil Scorpions

Scorpions adalah kelompok musik hard rock dari Hannover, Jerman, paling dikenal lewat lagu-lagunya "Rock You Like a Hurricane", "Wind of Change" dan "Still Loving You","Always Somewhere".

"Wind of Change" adalah salah satu lagu Scorpions yang bertipe balads rock. Lagu ini di buat pada tahun 1989 dan terdapat dalam album Crazy World. Lagu ini menceritakan tentang perubahan politik di Eropa Timur pada waktu itu seperti runtuhnya Tembok Berlin, meningkatnya kebebasan di blok komunis(yang disusul jatuhnya Uni Soviet), dan berakhirnya Perang Dingin.

Dalam album Pure Instinct (1996) mereka bekerja sama dengan dua penulis lagu Indonesia Titiek Puspa dan James F. Sundah dalam lagu "When You Came into My Life".

Scorpions mengakhiri karier musiknya pada tahun 2010, sebagaimana rilis pers mereka tertanggal 24 Januari 2010 di situs resminya. Album terakhir mereka dirilis Maret 2010 diikuti dengan tur dunia. Mereka band yang sangat lama bergaul di dunia musik.

Daftar Personil :

  • Klaus Meine (vokalis)
  • Matthias Jabs (gitaris)
  • Rudolf Schenker (gitaris)
  • James Kottak (drummer)
  • Paweł Mąciwoda (bassis)

Rekomendasi Lagu :

  1. Wind of Change
  2. Still Loving You
  3. You and I
  4. Moment of Glory
  5. Lonely Nights
  6. When You Came Into My Life

Sumber :

http://id.wikipedia.org/
http://videokeman.com/
Gambar : Personil Simple Plan

Simple Plan adalah band pop punk asal Montréal, Québec, Kanada. Sejak terbentuk mereka tidak pernah mengalami pergantian personel dan mereka adalah Pierre Bouvier, Jeff Stinco, Sébastien Lefebvre, Chuck Comeau, dan David Desrosiers. Sampai saat ini mereka telah merilis 4 album studio: No Pads, No Helmets...Just Balls (2002), Still Not Getting Any... (2004), Simple Plan (2008), dan Get Your Heart On! (2011).

Perjalanan Karir :

Pada tahun 1996, band Reset dibentuk oleh Pierre Bouvier, Chuck Comeau, Philippe Jolicoeur, dan Adrian White. Reset melakukan tur di Kanada bersama MxPx, Ten Foot Pole, dan Face to Face, walaupun mereka tidak terlalu berhasil mendapatkan popularitas. Album perdana mereka, No Worries, dirilis pada 1999. Tak lama, Chuck Comeau pergi dari band untuk masuk kuliah. Dua tahun kemudian dia bertemu dengan teman-temannya semasa SMA, Jeff Stinco dan Sébastien Lefebvre, yang pada saat itu sedang berada di band mereka masing-masing, dan mereka berniat untuk bergabung membentuk band sendiri. Sementara itu, Reset merilis Album kedua mereka, No Limits. Suatu hari, Comeau dan Bouvier bertemu kembali di konser Sugar Ray dan Bouvier meninggalkan Reset untuk bergabung dengan Comeau. David Desrosiers lalu menggantikan posisi Bouvier di Reset, tetapi dia jga meninggalkan Reset enam bulan kemudian dan bergabung dengan Bouvier. Hal ini membuat Bouvier dapat berkonsentrasi pada posisi vokal, setelah sebelumnya sempat merangkap mengisi posisi vokal sekaligus bass.

Asal nama Simple Plan tidaklah jelas. Ketika ditanya, para personel band sering memberikan jawaban berupa lelucon, termasuk salah satunya adalah karena mereka membentuk band sebagai sebuah "rencana dadakan" untuk menghindari bekerja di restoran cepat saji. Tapi bagaimanapun, kemungkinan paling besar, nama "Simple Plan" diambil dari judul film "A Simple Plan", atau lagu karya Piebald berjudul "Just a Simple Plan".

Pada Maret 2002, Simple Plan merilis studio album pertama mereka, No Pads, No Helmets...Just Balls yang dilanjutkan denga dirilisnya singel: "I'm Just a Kid", "I'd Do Anything", "Addicted", dan "Perfect". Simple Plan tercatat mengatakan bahwa mereka menginginkan album yang murni pop-punk. Judul album ini mengacu pada sebuah frasa populer dari olahraga rugby, "No pads, no helmets, just balls."

Album ini mula-mula dirilis di Amerika Serikat dengan isi dua belas lagu, dengan lagu terakhir "Perfect". Namun edisi bonus dan edisi luar negeri kemudian muncul dalam berbagai versi dengan tambahan dua lagu pada dua belas lagu asli. Sebagai contoh, di edisi Amerika terdapat lagu bonus "Grow Up", dan "My Christmas List", sementara edisi Inggris terdapat lagu "One By One" dan "American Jesus" (live, lagu oleh Bad Religion), termasuk bonus dua video klip "I'd Do Anything" dan "I'm Just a Kid".

Di album ini juga terdapat vokal dari penyanyi dari dua band pop-punk lain, seperti dalam "I'd Do Anything" terdapat vokal Mark Hoppus dari Blink-182, dan dalam "You Don't Mean Anything" terdapat vokal Joel Madden dari Good Charlotte.

Pada tahun 2002, tahun saat Simple Plan merilis album ini, Simple Plan tampil di lebih dari 300 pertunjukan, menduduki posisi puncak chart "Alternative New Artist", dan tampil pada tur Jepang dimana tiketnya terjual habis. Pada 2003, mereka tampil sebagai salah satu band utama di Vans Warped Tour. Juga sebuah penampilam yang terekam dalam sebuah film komedi kritik, Punk Rock Holocaust, dimana empat dari mereka diceritakan terbunuh. Mereka juga tampil dalam Warped Tour tahun 2004 dan 2005. Juga di 2003, mereka menjadi aksi pembuka untuk tur "Try To Shut Me Up" milik Avril Lavigne. Sebagai tambahan beberapa tur, mereka juga menjadi aksi pembuka untuk Green Day dan Good Charlotte. Album ini terjual 1 juta copy hingga awal 2003 tetapi album ini telah terjual 4 juta copy di seluruh dunia, menjadikan album tersukses mereka secara komersial.

Pada Oktober 2004, Simple Plan merilis album kedua mereka yang berjudul Still Not Getting Any..., yang nantinya diikuti oleh singel "Welcome to My Life", "Shut Up!", "Untitled (How Could This Happen to Me?)", dan "Crazy".

Seperti disebutkan sebelumnya, ketika menulis materi album "No Pads, No Helmets…Just Balls", para personel Simple Plan menginginkan album yang murni pop-punk. Tetapi kali ini, dalam proses menulis album "Still Not Getting Any…", mereka mengatakan bahwa mereka tidak ingin membatasi diri mereka pada genre punk, tetapi agaknya membiarkan diri mereka untuk menulis "musik yang baik".

Berdasarkan bonus DVD dari "Still Not Getting Any…", selama pembuatan album, para personel Simple Plan sempat memikirkan beberapa nama unutk album ini, seperti "Get Rich or Die Trying" dan "In The Zone". Mereka memilih nama "Still Not Getting Any…" (arti: Masih Tidak Bisa Mendapatkan … satupun) untuk beberapa alasan. Alasan yang paling terkenal dan kira-kira paling mewakili adalah karena mereka berpikir bahwa mereka belum mendapatkan penilaian yang bagus, Pierre Bouvier menambahkan bahwa mereka baru mendapatkan satu penilaian yang baik, yaitu dari Alternative Press. Alasan yang lain adalah bahwa saat itu mereka masih belum mendapatkan respek yang baik. Ada banyak lagi alasan yang diutarakan oleh mereka, karena kata apapun benar-benar dapat diletakkan di bagian elipsis pada judul tersebut. Chuck Comeau menambahkan bahwa nama album tersebut "serba guna".

Sementara itu , dari segi musik "Still Not Getting Any…" menunjukkan perubahan yang dramatis dari gaya bermain Simple Plan. Mereka masih dapat menjaga gaya mereka untuk tetap menggunakan lirik downbeat yang dipadu dengan musik upbeat, tetapi mereka berhasil untuk keluar dari standar genre pop-punk. Walaupun banyak lagu dari album ini yang masih membawakan perasaan labil seorang remaja seperti lagu "I'm Just a Kid" dari album mereka sebelumnya, secara umum album ini cenderung ke tema lirik yang lebih dalam dan lebih dewasa, termasuk juga suara musik yang terdengar sedikit lebih keluar dari gaya pop-punk murni. Beberapa penilaian profesional menekankan pada penyertaan elemen rock "klasik" dan "tendensi", mengatakan bahwa album ini "tidak menekankan pop-punk yang sangat aktif dalam tujuan membentuk rock modern yang dibentuk dengan rapi dan tidak basa-basi".

Setelah sekitar satu setengah tahun dalam tur "Still Not Getting Any…", mereka mengakhiri tur tersebut pada Februari 2006, untuk kemudian mengambil waktu istirahat singkat sebelum memulai pekerjaan pada album ketiga mereka. Pierre Bouvier melalui situs blog MySpace resminya mengatakan bahwa ia sedang menuju Miami pada 21 Maret 2007 untuk bekerja dengan seorang produser yang saat itu belum diketahui siapa, yang kemudian diketahui adalah Dave Fortman. Simple Plan mulai memasuki studio untuk tahap pra-produksi di Los Angeles pada 29 Juni. Pada 15 Juli mereka kembali ke Montreal untuk merekam lagu mereka di Studio Piccolo, studio yang sama tempat mereka merekam "Still Not Getting Any…." Ketika mereka selesai merekam seluruh lagu, mereka kembai ke Miami untuk tahap mixing dan mastering. Beberapa sentuhan akhir pada album dilakukan di New York dan album mereka resmi selesai pada 21 Oktober 2007, walaupun kemudian mereka kembali ke studio untuk merekam ulangabeberapa lirik dalam lagu "Generation".

"When I'm Gone", singel pertama dari album Simple Plan dirilis pada 29 Oktober 2007. Album Simple Plan diproduseri oleh Dave Fortman, yang terkenal atas kerjanya dengan Avril Lavigne dan Kelly Clarkson. Pada 17 Februari 2008, Simple Plan mendapatkan posisi chart tertinggi mereka di Inggris, setelah dua album sebelumnya gagal memasuki chart disana. Pada 29 November 2007, Simple Plan mengumumkan akan menunda tanggal rilis album dari sebelumnya 29 Januari 2008 menjadi tanggal 12 Februari 2008. Mereka juga merilis album dengan label "Japan version", dengan tambahan 2 lagu, yang dirilis seminggu lebih awal, yaitu pada 6 Februari 2008. Album ini adalah album yang paling gagal menuai sukses jika dibandingkan dengan seluruh album mereka.

Setelah menyelesaikan tur promosional internasional mereka, Simple Plan tampil pada beberapa acara liburan pada Desember 2007. Pada 1 Juli 2008, mereka membuat konser gratis di Quebec City, Plains of Abraham, menarik 150.000 penonton ke acara Canada Day. Setelah kemabali dari Asia tengah dan timur pada akhir Juli, mereka kembali pada tur ke seluruh Kanada bersama dengan Faber Drive dan Cute is What We Aim For. Metro Station dan The All-American Rejects sebenarnya dijadwalkan untuk ambil bagian dalam tur tersebut, namun dibatalkan karena suatu hal. Mereka kembali pada tur penuh Eropa kedua mereka pada 28 Oktober hingga 29 November, dengan Estonia dan Polandia untuk pertama kalinya. Simple Plan juga tampil di Tel Aviv dan Dubai pada awal Desember, dimana pada konser ini mereka tampil dengan empat personel mengikuti absennya bassist David Desrosiers karena masalah keluarga dan digantikan sementara oleh Sébastien Lefebvre untuk mengisi posisi bass.

Simple Plan merilis album keempat mereka yang berjudul Get Your Heart On! pada 21 Juni 2011. Album ini diproduseri oleh Brian Howes. Album mereka kali ini adalah kali kedua mereka berkolaborasi dengan artis lain sejak album No Pads, No Helmets...Just Balls bersama Mark Hoppus (Blink-182) dan Joel Madden (Good Charlotte). Pada album ini, mereka berkolaborasi dengan Rivers Cuomo(Weezer), Natasha Bedingfield, K'naan dan Alex Gaskarth (All Time Low). Pada 20 April mereka mengumumkan bahwa "Jet Lag" akan menjadi singel pertama dari album ini. Lagu tersebut dirilis dalam versi Inggris dan Perancis dimana Simple Plan berkolaborasi dengan Natasha Bedingfield dan Marie-Mai pada masing-masing lagu. Untuk mempromosilan lagu tersebut, sebuah layanan bernama "JetLag Airlines" dibuat di situs web mereka, berisi berita, lirik, daftar lagu, dan video terkait album keempat mereka. "Jet Lag" diputar perdana pada 25 April, sementara video musiknya dirilis pada 4 Mei bersama Natasha Bedingfield dan 16 Mei bersama Marie-Mai.

Daftar Personil :

  • Pierre Bouvier (main vokal)
  • Chuck Comeau (drummer)
  • Sébastien Lefebvre (rhythm guitar, backing vokal)
  • Jeff Stinco (lead guitar)
  • David Desrosiers (bassis, backing vokal)

Rekomendasi Lagu :

  1. Welcome to My Life
  2. Jet Lag
  3. Perfect
  4. Can't Keep My Hands Off You
  5. Jump
  6. Astronaut
  7. When I'm Gone
  8. Summer Paradise
  9. What's New, Scooby-Doo ?

Sumber :

http://id.wikipedia.org/
http://files.myopera.com/
Gambar : Personil Gorillaz

Gorillaz merupakan sebuah grup musik kartun paling terkenal di dunia. Mendapatkan titel sebagai 'Band Virtual Terbaik' di Guiness Book of Record. Asal Britania Raya yang dirilis pada tahun 1998 di EMI music, Parlophone. Grup musik ini beranggotakan 4 karakter yaitu : 2-D (Stuart Tusspot) : penyanyi. Pria beraksen cockney, berambut biru(asli) dan kehilangan dua gigi depannya, Murdoc Nicalls : pria pelopor Gorillaz dan pemain bass. Satanis berpribadi kasar yang lahir dan di besarkan di Stoke-O-Rent (sebuah perkampungan kumuh), Noodle : pemain gitar. Remaja perempuan berdarah Jepang yang ditemukan di kotak FedeX, lihai karate, bermain samurai, dan Russel : drummer. Pria berkulit hitam yang memiliki latar belakang rapping yang dirasuki arwah teman-temannya yang sudah meninggal(matanya putih keseluruhan). Dan sepanjang imajinasi bermain, ke empat karakter ini dibuat sehidup mungkin menggunakan berbagai macam cara(salah satu konser mereka di lakukan dengan hologram ke empat karakter menggunakan alat musik), mereka memiliki penyuara,diari, bahkan melakukan sesi pemotretan seperti selebritis pada umumnya. Orang dibalik konsep spektakuler ini adalah Damon Albarn mantan front man band indie 90an Blur dan Jamie Hewlett co-creator komik Tank Girl. Damon Albarn adalah pencipta lagunya(terkadang dengan bantuan beberapa orang seperti Dan Automator produser album pertama Gorillaz, Danger Mouse. Kolaborasi dengan berbagai rekan musisi terkenal seperti Neneh Chery, Dennis Hopper, Snoop Dog, Lou Reed, dll.) Sedangkan Jamie Hewlett menyediakan animasi dalam bentuk video klip, foto press, kostum dan kover album(dengan bantuan tim suksesnya) Jamie Hewlett mengaku ide ini timbul saat ia dan Damon berbagi flat bersama tahun 1997, dan menonton MTV. "What is this all manufacture crap!?" Dia berkomentar sinis. Dari peluncuran album pertamanya Gorillaz sampai yang terbaru Plastic Beach, Gorillaz telah banyak mendapatkan nominasi dan penghargaan dari Grammy's, Brit Awards, MTV Music Awards, Woody Awards, Mercury Awards, dan banyak lagi. Gorillaz telah meluncurkan autobiografi pertama yang di karang Cass Browne(penyedia permainan drum di band Gorillaz) yang lebih banyak menceritakan karakter-karakter unik yang menjadi wajah band Gorillaz. Gorillaz telah memproduksi beberapa dokumenter 'Chart of Darkness' dan 'Bananaz'. Genre musiknya hip hop, synth pop, dubb, reggae, alternative

Daftar Personil :

  • 2-D / Stuart Tusspot [vokalis]
  • Murdoc Nicalls [bassis]
  • Noodle [gitaris]
  • Russel [drummer]

Rekomendasi Lagu :

  1. Clint Eastwood
  2. Feel Good Inc.
  3. Rock The House
  4. Kid with Guns
  5. El Manana
  6. Demon Days

Sumber :

http://id.wikipedia.org/
http://pintaw.com/

Gambar : Personil Coldplay

Coldplay adalah grup musik rock alternatif yang dibentuk di London, Britania Raya, pada tahun 1996. Grup musik ini terdiri dari Chris Martin sebagai vokalis utama, Jonny Buckland sebagai gitaris utama, Guy Berryman sebagai bassis, dan Will Champion sebagai drummer. Coldplay telah merilis 4 album sepanjang kariernya, dimulai dari album debut Parachutes (2000), kemudian A Rush of Blood to the Head {2002), X&Y(2005), dan album Viva la Vida or Death and All His Friends (2008) dan terakhir adalah sebuah album konser berjudul LeftRightLeftRightLeft (2009). Secara keseluruhan, Coldplay telah meraih kesuksesan melalui 4 album ini dengan total penjualan mencapai 33,9 juta album. Beberapa singelnya telah menjadi hit seperti "Yellow", "Clocks" (pemenang Record of the Year pada Grammy Award 2004), "The Scientist", "Speed of Sound", "Fix You", dan "Viva la Vida". Mereka mendapat tanggapan baik dari media di album Viva La Vida Or Death and All His Friends setelah di album X&Y mendapat kritik yang buruk di media.

Gaya rock alternatif Coldplay telah dibandingkan dengan Radiohead dan Oasis.Chris Martin pernah memprokalamasikan musik band ini sebagai "limestone rock" dibandingkan dengan "hard rock".

Dalam Viva la Vida or Death And All His Friends, gaya grup ini bergerak ke arah art rock, dan bereksperimen dengan berbagai instrumen berbeda termasuk orkestra, pianohonky-tonk dan lainnya.

Perjalanan Karir :

Chris Martin dan Jonny Buckland pertama kali bertemu saat pekan orientasi di University College London (UCL) pada bulan September 1996. Mereka menghabiskan tahun terakhir di universitas untuk membentuk sebuah band, akhirnya mereka membentuk sebuah kelompok yang diberi nama "Pectoralz". Guy Berryman, yang sekelas dengan Martin dan Buckland, bergabung dengan grup ini. Lalu, pada tahun 1997, mereka mengganti nama bandnya menjadi Starfish, mereka tampil dipertunjukan lokal yang di promotori oleh klub-klub kecil. Martin juga telah merekrut teman sekolahnya dulu yaitu, Phil Harvey, yang sedang study di Oxford, untuk menjadi manajer band. Lineup band ini selesai ketika Will Champion bergabung. Band ini akhirnya mengganti nama lagi dengan nama "Coldplay"yang diusulkan oleh Tim Crompton, seorang mahasiswa lokal yang telah menggunakan nama itu untuk kelompoknya. Pada tahun 1997, Martin bertemu dengan mahasiswa Classics, Tim Rice- Oxley. Saat akhir pekan di Virginia Water, mereka meminta satu sama lain untuk bermain piano. Martin, mengetahui Rice-Oxley sangat berbakat, dan Martin memintanya untuk bergabung menjadi pemain keyboard Coldplay, tapi Rice-Oxleymenolaknya karena dia sudah mempunyai band sendiri yaitu, Keane.

Pada tahun 1998, band ini merilis 500 copy untuk Safety EP, yang berisi tiga lagu. Sebagian disc diberikan kepada perusahaan rekaman dan teman-teman, hanya 50 copy yang dijual untuk publik. Pada bulan Desember tahun itu juga, Coldplay menandatangani kontrak dengan label independen Fierce Panda. Lalu mereka merilis tiga lagu pada Brothers and Sisters EP, yang direkam selama empat hari pada bulan Februari 1999.

Setelah menyelesaikan ujian akhir mereka, Coldplay menandatangani kontrak denganParlophone untuk kontrak lima album di musim semi tahun 1999. Setelah membuat penampilan pertama mereka di festival Glastonbury, band ini masuk ke studio untuk merekam EP ketiga berjudul The Blue Room. Lima ribu copy dibuat dan disediakan untuk publik pada bulan Oktober, dan single "Bigger Stronger", dikirim pada BBC Radio 1untuk diputar. sesi rekaman untuk The Blue Room banyak masalah. Martin sempat mengeluarkan Champion dari band, tapi kemudian memintanya untuk kembali, dan karena kesalahannya, mereka pergi untuk pesta minum. Akhirnya, band ini berhasil mengatasi perbedaan mereka dan membuat aturan baru untuk menjaga kelompok supaya utuh. Terinspirasi oleh band-band seperti U2 dan R.E.M., Coldplay memutuskan untuk bertindak adil, dimana keuntungan akan dibagi sama rata.

Band ini awalnya merencanakan untuk merekam debut album mereka dalam waktu dua minggu. Namun, tour dan pertunjukan live menyebabkan rekaman diundur antara September 1999 dan April-Mei 2000. Pada bulan Maret 1999, Coldplay mulai mengerjakan debut album mereka, direkam dibeberapa studio rekaman termasuk Rockfield Studios,Matrix Studios, dan Wessex Sound Studios dengan produser Ken Nelson, meskipun mayoritas lagu-lagu dalam album Parachutes direkam di Liverpool's Parr Street Studios. Band ini mengerjakan di tiga ruang studio di Parr Street. Album tersebut diolah oleh engineering Amerika, Michael Brauer di New York. Brauer mengolah musik pada album ini awalnya hanya lagu yang akan mereka jadikan sebagai single, tapi akhirnya dikerjakan Brauer untuk semua lagu.

Setelah merilis tiga EP tanpa lagu hits, Coldplay memasuki chart pada Top 40 melalui single dari dari album Parachutes, "Shiver". Dirilis pada bulan Maret 2000, mencapai nomor #35 pada UK Singles Chart. Juni 2000 adalah momen penting dalam sejarahColdplay, band memulai tour pertama mereka, termasuk tampil di Festival Glastonbury. Band ini juga merilis single terobosan "Yellow", dan lagu ini menuju ke nomor #4 pada UK Singles Charts. Pada awalnya, "Yellow" dan "Shiver" akan dirilis sebagai EP di musim semi tahun 2000. Lagu-lagu itu kemudian dirilis sebagai single di Inggris pada tanggal 26 Juni 2000. Di AS, lagu itu dirilis sebagai single andalan dari debut album ini. Pada bulan Oktober 2000, lagu ini dikirim ke perguruan tinggi AS dan ke radio alternatif untuk diputar sebagai promosi album.

Coldplay merilis album pertama mereka, Parachutes, pada tanggal 10 Juli 2000 diInggris melalui label rekaman, Parlophone. Debut album ini menduduki nomor #1 di UK Albums Chart. Album ini dirilis pada tanggal 7 November 2000 oleh label rekamanNettwerk di Amerika Utara. Album ini telah tersedia dalam berbagai format sejak awal rilis, baik Parlophone dan Nettwerk merilis sebagai CD pada tahun 2000, dan juga dirilis sebagai kaset pada label baru di Amerika, Capitol, pada tahun 2001. Pada tahun berikutnya, Parlophone mengeluarkan album sebagai LP. Band ini merilis edisi terbatas untuk CD "Trouble", single ketiga dari album, yang menampilkan sebuah remix dari lagu"Yellow". Ditekan untuk 1.000 copy saja, dan dikeluarkan hanya untuk penggemar dan jurnalis. Kedua single, "Yellow" dan "Trouble" dikirim untuk diputar di radio di Inggrisdan AS.

Parachutes dinominasikan untuk Mercury Music Prize pada September 2000. Setelah keberhasilannya di Eropa, band ini mulai mengubah pandangan mereka di Amerika Utara, mereka merilis album di sana pada bulan November 2000, dan memulai menjalaniU.S. Club Tour pada bulan Februari 2001. Walaupun Parachutes lambat untuk sukses diAS, akhirnya album ini mencapai double platinum disana. Album ini menerima tanggapan positif dan meraih penghargaan untuk Best Alternative Music Album pada Grammy Awards 2002. Chris Martin mengklaim setelah rilis album Parachutes, keberhasilan album ini dimaksudkan untuk mencapai band sebagai band terbaik di dunia.

Setelah sukses dengan album Parachutes, Coldplay kembali ke studio pada bulan September 2001 untuk mulai bekerja pada album kedua mereka, A Rush of Blood to the Head, sekali lagi dengan Ken Nelson yang memproduksi album ini. Band ini mulai merekam album di London seminggu setelah serangan 11 September di AS. Karena band ini belum pernah tinggal di London sebelumnya, mereka mengalami kesulitan fokus. Mereka memutuskan untuk pindah ke Liverpool, di mana mereka disana juga telah merekam beberapa lagu dalam album Parachutes. Sesampai di sana, vokalis Chris Martinmengatakan bahwa mereka menjadi terobsesi untuk melakukan rekaman. "In My Place"adalah lagu pertama yang direkam untuk album ini.

Band ini menulis lebih dari 20 lagu untuk album ini. Beberapa materi lagu baru, termasuk "In My Place" dan "Animals", sempat dinyanyikan saat band masih tour album Parachutes. Judul album terungkap melalui sebuah posting di Situs resmi band. Album ini dirilis pada bulan Agustus 2002 dan melahirkan beberapa single populer, termasuk "In My Place", "Clocks", dan lagu balada "The Scientist". Lagu yang terakhir ini terinspirasi oleh lagu George Harrison yaitu All Things Must Pass, yang dirilis pada tahun 1970.

Coldplay menjalani tour dari bulan Juni 2002 sampai bulan September 2003 untuk A Rush of Blood to the Head Tour. Mereka mengunjungi lima benua, termasuk pada acaraGlastonbury Festival, V2003, dan Rock Werchter. Selama tour diperpanjang,Coldplay merekamnya untuk live DVD dan CD, Live 2003, di Sydney Hordern Pavilion.

Pada bulan Desember 2003, pembaca Rolling Stone memilih Coldplay sebagai artis terbaik dan band terbaik tahun itu. A Rush of Blood to the Head memenangkan Grammy Award untuk Best Alternative Music Album pada Grammy Awards tahun 2003. Pada Grammy Awards 2004 , Coldplay meraih Record of the Year untuk lagu "Clocks".

Coldplay menghabiskan sebagian besar waktu di tahun 2004 menghindar dari sorotan media untuk mengambil istirahat setelah tour album ketiga mereka. Album X&Y dirilis pada bulan Juni 2005 di Inggris dan Eropa. Album ini menjadi penjualan album terbaik tahun 2005 yang mencapai 8,3 juta copy di seluruh dunia.

Debut single, "Speed of Sound", diputar di radio dan toko musik online pada tanggal 18 April dan dirilis sebagai CD pada tanggal 23 Mei 2005. Debut Album ini menduduki pada nomor puncak di 20 negara di seluruh dunia, dan merupakan penjualan Album tercepat ketiga di sejarah chart Inggris. Dua single lain yang dirilis tahun itu yaitu, "Fix You" pada bulan September dan "Talk" pada bulan Desember.

Tanggapan Kritis untuk album X&Y kurang antusias dibandingkan album sebelumnya. Dari Juni 2005 sampai Juli 2006, Coldplay melanjutkan menjalankan Twisted Logic Tour, dan termasuk pada acara festival seperti Coachella, Isle of Wight Festival, Glastonburydan pada Austin City Limits Music Festival. Pada bulan Juli 2005, band ini muncul padaLive 8 di Hyde Park, di mana mereka menyanyikan lagu The Verve, "Bitter Sweet Symphony" dengan Richard Ashcroft pada vokal. Pada bulan September, Coldplay merekam versi baru dari lagu "How You See the World" dengan lirik ulang untuk organisasi War Child pada lagu Help! A Day in the Life di album amal. Pada bulan Februari 2006, Coldplay meraih penghargaan Best Album dan Best Single dari Brit Awards.

Dua single Coldplay yang dirilis tahun 2006 adalah "The Hardest Part" dan "What If". Single keenam yang juga single terakhir, "White Shadows" dirilis di Meksiko selama bulan Juni 2007.

Pada bulan Oktober 2006, Coldplay mulai mengerjakan album keempat mereka, Viva la Vida or Death and All His Friends, dengan produser Brian Eno. Lalu band mengambil istirahat dari rekaman dan menjalani tour di Amerika Latin pada awal tahun 2007, mereka tampil di Chile, Argentina, Brasil, dan Meksiko. Setelah merekam di Amerika Latin dan Spanyol selama tur mereka, band ini mengatakan album kemungkinan akan mencerminkan pengaruh budaya kuno Hispanik. Kelompok ini menghabiskan sisa rekaman dengan Eno. Martin menjelaskan album Viva la Vida adalah sebagai arah baru bagiColdplay, dimana perubahan dari tiga album terakhir mereka, yang mereka sebut sebagai "trilogi". Beberapa lagu, seperti "Violet Hill", mengandung riff gitar dan nada blues."Violet Hill" telah dikonfirmasi sebagai single pertama dari album, yang dirilis di radio pada tanggal 29 April 2008.

Lagu ini pertama ditampilkan pada situs resmi Coldplay, waktu itu lagu ini secara bebas dapat didownload selama satu minggu (mencapai dua juta download), setelah itu lagu ini tersedia secara komersial untuk di download pada 6 Mei. "Violet Hill" masuk pada UK Top 10, US Top 40 (masuk Top 10 di Hot Modern Rock Tracks chart) dan memetakan dengan baik di seluruh dunia. Single "Viva la Vida" juga dirilis secara eksklusif di iTunes, dan ini menjadi yang pertama untuk band menduduki nomor satu di Billboard Hot 100dan nomor satu di Inggris berdasarkan penjualan download saja.

Pada tanggal 15 Juni 2008, Viva la Vida or Death and All His Friends menduduki puncak chart album Inggris, meski telah muncul di pasaran hanya tiga hari, album ini terjual mencapai 302.000 copy, dan BBC menyebutnya "ini adalah salah satu catatan penjualan tercepat dalam sejarah Inggris". Pada bulan Oktober 2008, Coldplaymemenangkan dua penghargaan dari Q Awards, Best Album untuk Viva la Vida or Death and All His Friends dan Best Act in the World Today. Lalu band menindak lanjuti dengan dikeluarkannya Viva la Vida or Death and All His Friends with the Prospekt's March EP, yang dirilis pada tanggal 21 November 2008. Lagu "Life in Technicolor II" dirilis sebagai single pada tanggal 9 Februari 2009. Pada bulan Juni,Coldplay mulai menjalani Viva la Vida Tour dengan sebuah konser gratis di Brixton Academy di London. Hal ini diikuti dua hari kemudian dengan tampil 45 menit yang disiarkan langsung dari luar BBC Television Centre.

"Lost!" menjadi single ketiga dari album, menampilkan versi baru dengan Jay-Z. Coldplaymelakukan pembukaan pada tanggal 14 Maret 2009 untuk konser Sound Relief di Sydney Cricket Ground dan kemudian tampil di konser berbayar pada malam yang sama. Sound Relief adalah sebuah konser untuk korban Krisis Kebakaran Hutan Victoria dan korban banjir di Queensland. Pada tahun 2009, Coldplay dinominasikan untuk empat BRIT Awards: British Group, British Live Act, British Single ("Viva la Vida") dan British Album (Viva la Vida or Death and All His Friends).

Pada Grammy Awards ke 51 pada bulan Februari 2009, Coldplay memenangkan tiga penghargaan untuk kategori, Song of the Year untuk lagu "Viva la Vida", Best Rock Album untuk album Viva la Vida or Death and All His Friends, dan Best Vocal Pop Performance by a Duo or Group untuk lagu "Viva la Vida".

Pada tanggal 15 Mei 2009, Coldplay merilis album live, berjudul LeftRightLeftRightLeft yang direkam pada berbagai pertunjukan selama tour. Album live ini dirilis pada situs web mereka dan dapat didownload secara gratis.

Setelah album Viva la Vida Tour, Coldplay mengumumkan menjalankan Latin America Tour, yang berlangsung pada bulan Februari dan Maret 2010, di mana mereka akan mengunjungi negara-negara seperti Meksiko, Argentina, Brazil dan Kolombia. Pada bulan Oktober 2009, Coldplay memenangkan Song of the Year untuk lagu "Viva la Vida" pada penghargaan The American Society of Composers, Authors and Publishers (ASCAP) di London. Coldplay diberitakan bekerja dengan Brian Eno lagi untuk album studio kelima mereka. Pada bulan Desember 2009, diberitakan bahwa band ini telah rekaman di London Utara. Pada bulan Juni 2010, terungkap pada blog Coldplaybahwa album hampir selesai, dan menurut sebuah posting blog, "Lagu-lagu belum dianggap selesai 100%, Pada tanggal 1 Desember 2010 band ini merilis single natal yang berjudul "Christmas Lights" yang disambut positif oleh publik.

Daftar Personil :

  • Chris Martin (main vokal, piano, gitar)
  • Jonny Buckland (lead guitarist, harmonika, backing vokal)
  • Guy Berryman (bassis, synthesizer, harmonika, backing vokal)
  • Will Champion (drummer, piano, backing vokal)

Rekomendasi Lagu :

  1. In My Place
  2. Paradise
  3. Fix You
  4. Hurts Like Heaven
  5. Viva la Vida
  6. Princess of China (feat. Rihanna)
  7. Yellow

Sumber :

http://id.wikipedia.org/
http://profil-grup.blogspot.com/
http://www.wallsave.com/
Gambar : Personil Muse



Muse adalah grup musik rock alternatif asal Inggris. Band ini dibentuk di Devon pada tahun 1994. Anggota band ini terdiri dari tiga orang, yaitu Matthew Bellamy (vokal, gitar, piano, keytar), Chris Wolstenholme (bass, backing vokal, keyboard, gitar) dan Dominic Howard (drum, perkusi). Muse memiliki genre musik yang memadukan rock, rock progresif, musik klasik, dan elektronika. Muse juga dikenal dengan konser live yang memukau, bercirikan permainan yang energik dan efek visual yang mengagumkan.


Muse telah merilis enam album rekaman, dimulai dengan Showbiz (1999), Origin of Symmetry (2001), Absolution (2003), Black Holes & Revelations (2006), The Resistance(2009) dan The 2nd Law (2012). Muse juga merilis 3 album live Hullabaloo Soundtrack(2002), Absolution Tour (2005) dan HAARP (2008).


Sepanjang kariernya, Muse telah memenangkan berbagai penghargaan termasuk 5 MTV Europe Music Awards, 5 Q Awards, 9 NME Awards, 2 Brit Awards serta yang terbaru pada tahun 2011 adalah memenangkan Grammy Award untuk kategori Best Rock Album (The Resistance) serta Ivor Novello Awards untuk kategori International Achievement.

Perjalanan Karir

Anggota Muse bermain selama mereka tinggal di Teignmouth Community College pada awal 1990-an, namun pembentukan Muse dimulai ketika Bellamy berhasil mengikuti audisi untuk gitaris di band Dominic Howard. Mereka meminta Chris Wolstenholme - yang bermain drum pada saat itu - untuk belajar bermain bass untuk band, Wolstenholme setuju dan mengambil pelajaran itu, sementara Bellamy harus menjadi penyanyi dan penulis lagu untuk band.

Nama band pertama Bellamy dan Howard adalah Gothic Plague, Fixed Penalty, dan setelah itu Rocket Baby Dolls, dengan gaya Gothik untuk bersaing dalam petarungan antar band. Tidak lama setelah itu, mereka mengganti nama menjadi Muse, berpindah dari Teignmouth. Nama "Muse" itu terinspirasi oleh guru seni Matthew Bellamy yang menyebutkan kata "Muses". Bellamy kemudian mencarinya di kamus dan memutuskan untuk memendekkannya menjadi "Muse". Ini juga digunakan karena pendek dan mereka merasa terlihat bagus di poster.

Setelah beberapa tahun membangun komunitas penggemar, Muse memainkan konser-konser pertama mereka di London dan Manchester. Band ini lalu bertemu dengan Dennis Smith, pemilik perusahaan rekaman Sawmills, yang bermarkas di Cornwall, Inggris.

Pertemuan ini akhirnya dilanjutkan dengan rekaman resmi pertama Muse, yaitu E.P. Muse yang menggunakan label Sawmills, Dangerous. Lalu E.P. ke-2 mereka, Muscle Museum, meraih peringkat ke-3 pada tangga lagu indie dan mendapat perhatian dari jurnalis musik Inggris yang berpengaruh, Steve Lamacq, serta majalah musik mingguan Inggris, NME. Dennis Mills lalu membantu membangun perusahaan musik Taste Media, yang dibuat khusus untuk Muse (Muse menggunakan label ini untuk 3 album pertama mereka). Ini merupakan hal yang sangat menguntungkan untuk Muse karena mereka dapat mempertahankan keunikan musik mereka pada awal karier mereka.

Walaupun E.P. ke-2 mereka cukup sukses, banyak perusahaan rekaman Inggris tetap enggan mendukung Muse, dan banyak orang di industri musik menganggap musik Muse terlalu mirip dengan Radiohead sebagaimana halnya band-band baru asal Inggris lain saat itu. Namun, perusahaan Amerika Serikat Maverick Records mempromosikan Muse untuk tampil beberapa kali di Amerika Serikat hingga akhirnya mengontrak mereka pada tanggal 24 Desember 1998. Sepulangnya dari Amerika, Taste Media mendapatkan kontrak untuk Muse di perusahaan-perusahaan rekaman di Eropa dan Australia. John Leckie, yang menjadi produser album untuk Radiohead, Stone Roses, "Weird Al" Yankovic dan The Verve, dijadikan produser album pertama Muse, Showbiz.

Peluncuran album ini diikuti dengan penampilan pendukung pada tur band Foo Fighters dan Red Hot Chili Peppers di Amerika Serikat. Pada tahun 1999 dan 2000, Muse bermain pada beberapa festival musik di Eropa dan Australia, dan mengumpulkan banyak penggemar baru di Eropa Barat.

Album ke-2 mereka, Origin of Symmetry, dengan John Leckie sebagai produser, berisikan musik yang lebih berat dan gelap, dengan suara bass yang dalam dan terdistorsi. Muse bereksperimen dengan alat-alat musik yang tidak biasa digunakan, seperti organ gereja, mellotron, dan peralatan drum tambahan. Muse lebih banyak mengandalkan suara tinggi Bellamy, dengan alunan arpeggio gitar dan permainan piano yang terdengar jelas, yang terinspirasi dari gerakan romantisme khususnya musikus Rusia Sergei Rachmaninoff dan Tchaikovsky. Beberapa lagu seperti "Space Dementia" memiliki unsur klasik yang lebih kental oleh musik Rachmaninoff. Bellamy juga menyatakan adanya pengaruh dari gitaris ternama Jimi Hendrix dan Tom Morello (gitaris Rage Against The Machine dan Audioslave) dalam melodi gitar pada beberapa lagu terakhir dalam album ini. Terdapat pula daur ulang dari lagu "Feeling Good", yang aslinya dibuat oleh Anthony Newley dan Leslie Bricusse dan dipopulerkan oleh Nina Simone.

Origin of Symmetry memperoleh penilaian yang beragam dari berbagai kritikus musik. Dean Carlson dari Allmusic menilai permainan Muse terlalu menyerupai Radiohead, dan menganggap lagu-lagu mereka terlalu berlebihan dan sulit diterima." Sebaliknya, Roger Morton dari NME memberikan nilai 9/10 untuk album ini, mengomentari sisi yang gelap dan berani dari Muse, bahkan menilai bahwa Bellamy lebih 'gila' dari Thom Yorke, vokalis Radiohead. Album ini berpotensi untuk membuat Muse semakin terkenal di Amerika Serikat, tapi Maverick tidak setuju dengan gaya vokal Bellamy yang dianggap tidak cocok untuk penyiaran radio dan meminta Muse untuk mengubah beberapa lagu mereka sebelum dirilis di Amerika Serikat. Muse menolak permintaan ini dan meninggalkan perusahaan rekaman Maverick, yang mengakibatkan tidak dirilisnya album Origin of Symmetry ini di Amerika (album ini akhirnya dirilis di daerah tersebut pada 20 September 2005, setelah Muse menjalin kontrak dengan Warner).

Penampilan Muse selama promosi album Origin of Symmetry berhasil menarik banyak pengemar dan membangun reputasi Muse sebagai band dengan penampilan live yang luar biasa. Reputasi ini membawa Muse untuk merilis Hullabaloo Soundtrack, DVD yang berisi penampilan mereka di Le Zénith di Paris, Perancis pada tahun 2001. Lalu secara bersamaan, mereka juga merilis album ganda yang berisi sisi-B dan rekaman dari penampilan di Le Zenith. Single sisi-A ganda juga dirilis, dengan dua lagu baru yaitu Dead Star dan In Your World.

Pada edisi Februari 2006 majalah Q Magazine, album Origin of Symmetry berhasil menempati peringkat ke-74 pada daftar 100 album terbaik sepanjang masa menurut penggemar.

Album ke-3 mereka Absolution (diproduksi oleh Rich Costey) diluncurkan pada tahun 2003 dan debutnya nomor satu di Inggris. Album ini menghasilkan single pertama yang memasuki sepuluh top hits mereka "Time Is Running Out" dan kemudian dua puluh top hits: "Hysteria", "Sing For Absolution" dan "Butterflies And Hurricanes". Muse kemudian melakukan tur internasional pertama mereka. Ini terus dilakukan sekitar satu tahun dengan Muse mengunjungi Australia, Selandia Baru, Amerika Serikat, Kanada, dan Perancis. Sementara itu, band ini merilis enam single ("Stockholm Syndrome", "Time Is Running Out", "Hysteria", "Sing For Absolution", "Butterflies And Hurricanes" dan "Apocalypse Please"). Di AS dari tur 2004 mulai tidak menyenangkan karena Bellamy melukai dirinya sendiri di panggung selama pertunjukan pembukaan di Atlanta. Tur dilanjutkan setelah beberapa jahitan dan beberapa hari istirahat.

Band ini juga tampil di Festival Glastonbury pada bulan Juni 2004. Setelah festival, band ini menggambarkan konser ini sebagai "konser terbaik dalam hidup kita". Namun, ayah drummer Dominic Howard, William Howard, yang berada di festival untuk menonton band, meninggal karena serangan jantung setelah band tampil. Single Butterflies & Hurricanes didedikasikan untuk ayah Howard. Muse kemudian melanjutkan tur mereka. Mereka memenangkan dua penghargaan MTV Eropa, termasuk "Best Alternative Act" dan Q Award untuk "Best Live Act". Muse juga menerima penghargaan sebagai "Best Live Act" pada BRIT Awards tahun 2005. Muse kehilangan dua kali untuk penghargaan Best British Band dari NME, pada tahun 2004 dan 2005. Pada bulan Juli 2005, Muse berpartisipasi dalam konser Live 8 di Paris.

Tahun 2003 band menuntut Nestlé, yang menggunakan cover Nina Simone "Feeling Good" pada sebuah iklan untuk Nescafé tanpa izin band. Mereka menyumbangkan uang kompensasi yang didapat dari Nestle sebesar 500.000 poundsterling untuk Oxfam, sebuah yayasan nirlaba yang bergerak di bidang pengentasan kemiskinan.

Mereka juga mempunyai DVD yang dirilis oleh band pada 12 Desember 2005, disebut Absolution Tour. Rilis resmi berisi editan Festival Glastonbury 2004 dan sebelumnya cuplikan dari London Earls Court, Wembley Arena, dan Teater Wiltern di Los Angeles. Dua lagu, "Endlessly" dan "Thoughts Of A Dying Atheist", sebagai trek tersembunyi pada DVD yang diambil dari Wembley Arena. Hanya lagu dari Absolution yang tidak muncul di DVD live adalah "Falling Away With You", yang belum pernah dilakukan live sampai saat ini. Absolution mendapatkan sertifikat Emas di AS.

Pada tahun 2006, Muse merilis album keempat mereka, Black Holes & Revelations, diproduksi oleh Muse dan Rich Costey. Judul dan tema album adalah hasil dari daya tarik band dengan fiksi ilmiah dan kemarahan politik. Album ini mencapai No 1 di Inggris, sebagian besar Eropa, dan Australia. Ini juga sukses di Amerika Serikat, mencapai nomor sembilan di chart album Billboard 200. Sebelum merilis album baru, band ini membuat pertunjukan live, yang sempat terhenti ketika sedang merekam, membuat sejumlah penampilan promosi dimulai pada tanggal 13 Mei 2006 di BBC Radio 1's Big Weekend. Tour Black Holes & Revelations dimulai tepat sebelum mereka merilis album dan awalnya kebanyakan terdiri dari penampilan festival, terutama slot headline di Festival Reading dan Leeds pada bulan Agustus 2006. Jadwal tur utama band dimulai dengan tur di Amerika Utara dari akhir Juli awal Agustus 2006. Setelah terakhir dari festival musim panas, tur Eropa dimulai, termasuk tur arena besar Inggris. Black Holes & Revelations dinominasikan untuk Mercury Music Prize 2006, namun kalah dari Arctic Monkeys. Album itu, memperoleh Penghargaan Platinum Eropa setelah menjual satu juta kopi di benua itu. Pada bulan Agustus 2006, Muse mencatat sesi live di Abbey Road Studios untuk Live from Abbey Road.

Single pertama dari album, "Supermassive Black Hole", dirilis sebagai download pada Mei 2006. Hal ini kemudian diikuti oleh rilis umum sebagai satu bulan berikutnya, semua menjelang rilis album utama. Single kedua, "Starlight", dirilis pada bulan September 2006. "Knights Of Cydonia" dirilis di Amerika Serikat pada bulan Juni 2006 dan di Inggris pada November 2006. "Knights of Cydonia" terpilih nomor 1 di polling musik terbesar di dunia Radio Australia Triple J Hottest 100 untuk tahun 2007 dan 18 di Triple J's Hottest 100 dari All Time pada tahun 2009. Single keempat dari album, "Invincible", kemudian dirilis pada bulan April 2007. Satu lagi single, "Map Of The Problematique", dirilis untuk download digital hanya pada bulan Juni 2007, saat band tampil di Wembley.

Band ini banyak menghabiskan bulan November dan Desember 2006 untuk tur Eropa dengan Noisettes band Inggris sebagai pendukung. Tur dilanjutkan di Australia, Selandia Baru, dan Asia Tenggara pada awal tahun 2007 dan sempat konser di Indonesia pada tanggal 23 Februari 2007 sebelum kembali ke Inggris. Mungkin penampilan mereka terbesar sampai saat ini adalah dua pertunjukan di Stadion Wembley yang baru dibangun kembali pada tanggal 16 dan 17 Juni 2007. Kedua konser Wembley direkam untuk sebuah DVD/CD berjudul HAARP, yang dirilis pada 17 Maret 2008 in the UK and 1 April 2008 di Amerika Serikat. Tur berlanjut di Eropa pada bulan Juli 2007 sebelum kembali ke Amerika Serikat pada bulan Agustus di mana tiket mereka terjual habis saat mereka bermain di Madison Square Garden, New York. Mereka. mendapatkan tempat pada malam kedua dari Austin City Limits Music Festival pada tanggal 15 September 2007, setelah The White Stripes batal tampil. Tidak lama setelah itu, mereka juga tampil di Vegoose Oktober 2007 di Las Vegas bersama band-band seperti Rage Againts the Machine , Daft Punk, dan Queen of the Stone Age. Muse melanjutkan tur di Eropa Timur, Rusia, dan Skandinavia sebelum pindah ke Australia dan Selandia Baru. Muse memainkan pertunjukan terakhir mereka dari tur Black Hole and Revelations sebagai temanya di KROQ Almost Acoustic Natal.

Sejumlah penampilan live juga ada pada tahun 2008. Pada bulan Maret, mereka bermain konser di Dubai, Johannesburg, dan Cape Town. Pada tanggal 12 April. Mereka memainkan satu kali konser di Royal Albert Hall dan Teenage Cancer Trust. Muse hadir di Rock in Rio Lisboa pada tanggal 6 Juni, bersama band lainnya seperti Kaiser Chiefs, The Offspring, dan Linkin Park. Band juga tampil di sebuah acara baru di Marlay Park, Dublin pada tanggal 13 Agustus dan telah diatur untuk bermain di sebuah pertunjukan di Belfast pada 14 Agustus. Namun, Belfast dicoret menurut The Telegraph Belfast. Mereka juga mengisyaratkan kemungkinan akan tur atau konser di Amerika Selatan.

Pada tanggal 25 September 2008, Bellamy, Howard dan Wolstenholme menerima gelar Honorary Doctorate of Arts dari Universitas Plymouth atas kontribusi mereka terhadap musik.

Album kelima Muse The Resistance ini dirilis pada bulan September 2009. Ini adalah album Muse pertama yang dihasilkan sendiri oleh band. Saat rilis, album ini menduduki puncak tangga album di 19 negara, menjadi band nomor album yang ketiga di nomor Inggris, dan mencapai 3 di Billboard 200. Kritik kebanyakan positif mengenai album ini, dengan banyak pujian ditujukan kepada ambisi, pengaruh musik klasik dan tiga belas menit, tiga bagian "Exogenesis: Symphony". Ini juga mengalahkan album sebelumnya Black Holes & Revelations dalam penjualan album relatif dalam minggu debut di Inggris dengan sekitar 148.000 eksemplar terjual. Single pertama "Uprising" dirilis tujuh hari sebelumnya dan telah memenangkan banyak penghargaan.

Tur The Resistance dimulai dengan A Seaside Rendezvous di Teignmouth, Devon pada bulan September 2009 dan termasuk headlining Coachella Festival di bulan April 2010. Ini juga termasuk dua pertunjukan di Stadion Wembley pada bulan September 2010. Band ini juga mendukung U2 untuk 360 ° Tour. Dalam "Breakfast with Muse Concert" KROQ, Muse ditanya berapa lama mereka akan tur. Mereka mengatakan, "Kami mungkin akan menjalani tur sampai akhir tahun depan. Kami akan melakukan tur U2 dan Eropa dan ke Australia dan Asia dan kembali untuk sebuah tur AS yang luas. Hal ini akan benar-benar Tur terpanjang AS kami sampai saat ini. Dimulai pada sekitar akhir Februari atau Maret".

Pada bulan Januari 2010, Muse ikut festival Big Day Out di berbagai tempat di Australia dan Selandia Baru dimulai dengan Auckland sampai dengan Perth. Muse ikut Coachella pada hari Sabtu 17 April. Muse juga ikut Festival Glastonbury 2010 bersama dengan Gorillaz dan Stevie Wonder serta festival Oxegen pada tahun 2010 bersama Arcade Fire dan Eminem. Pada tanggal 7 Mei 2010, diumumkan bahwa Muse memberikan sebuah lagu untuk soundtrack film ketiga The Twilight Saga: Eclipse yaitu "Neutron Star Collision (Love Is Forever)" dirilis pada tanggal 17 Mei.

Pada tahun 2010, Muse dalam sebuah jajak pendapat oleh majalah musik NME untuk daur ulang mereka dari lagu Nina Simone "Feeling Good" sebagai lagu daur ulang terbaik sepanjang masa. Lebih dari 15.000 orang memberikan suara.

Pada tanggal 12 September 2010, Muse memenangkan MTV Video Music Awardsdalam kategori Best Special Effects, untuk "Uprising". Pada tanggal 21 November, Muse membawa pulang penghargaan American Music Award untuk kategori Favorite Alternative Artist. Pada tanggal 2 Desember, diumumkan bahwa Muse telah dinominasikan untuk tiga penghargaan untuk 53 Grammy Awards: Best Rock Performance By a Duo or Group with Vocals - ("Resistance"); Best Rock Song - ("Resistance"), and Best Rock Album: (The Resistance). Berdasarkan airplay dan penjualan terbesar di AS, singel Muse untuk tahun 2010 dengan "Uprising", "Resistance" dan "Undisclosed Desires" mencapai 1, 6 dan ke-49 di chart akhir tahun. Pada Grammy Awards ke-53 pada 13 Februari 2011, Muse memenangkan Grammy Award untuk Best Rock Album untuk The Resistance. dan Ivor Novello Awards untuk International Achievement.

Muse menjadi headline di Festival Reading dan Leeds pada bulan Agustus 2011 untuk merayakan ulang tahun kesepuluh dari album kedua mereka Origin of Symmetry, band ini menampilkan semua sebelas lagu dari atas ke bawah selama set mereka. Muse juga menjadi headline Lollapalooza di Chicago Grant Park pada Agustus 2011.

Muse masuk studio untuk mulai merekam album baru di bulan September 2011. Wolstenholme mengatakan kepada BBC Radio 1: "September dan Oktober, saat itulah kita akan masuk ke studio untuk mulai menulis album baru." Dalam sebuah wawancara dengan Billboard pada 18 Oktober 2011, manajer band Anthony Addis mengungkapkan bahwa Muse sudah mulai merekam album keenam mereka di London dan bahwa ia diharapkan akan dirilis pada Oktober 2012.

Dalam wawancara dengan Kerrang! pada tanggal 14 Desember 2011, Wolstenholme menyatakan bahwa album Muse berikutnya akan menjadi "sesuatu yang sangat berbeda" dari album mereka sebelumnya. Dia juga mengatakan bahwa rasanya band seperti "menggambar sebuah garis di bawah masa-masa emas karir kami terdahulu." Hal itu terungkap melalui Tom Kirk di akun Twitter-nya bahwa komposer David Campbell yang telah bekerja sama dengan Radiohead, Paul McCartney, Beck dan Adele sedang membantu Matthew Bellamy menulis album. Dalam sebuah wawancara di edisi 2012 April dari NME, Bellamy mengatakan bahwa band memasukkan unsur musik elektronika, dengan pengaruh berasal dari duo French house Justice dan grup electronic rock Does It Offend You, Yeah?, serta masuknya pemain brass. Bellamy juga mengkonfirmasi tanggal rilis di musim gugur tahun 2012 untuk album dalam wawancara. Pada tanggal 6 Juni 2012, Muse merilis sebuah trailer untuk album berikutnya, The 2nd Law, dengan hitungan mundur di website band menunjukkan tanggal rilis 17 September. Trailer menunjukkan The 2nd Law akan bergerak ke arah dubstep, yang disambut dengan reaksi beragam dari para penggemar. Pada tanggal 7 Juni 2012, Muse mengumumkan tur Arena Eropa; leg pertama The 2nd Law Tour. Leg termasuk tanggal di Perancis, Spanyol dan Inggris serta negara-negara lain. Lagu Muse terbaru, "Survival", adalah lagu resmi untuk Olimpiade London 2012. Pemutaran perdana di BBC Radio 1 pada tanggal 27 Juni bersama dengan prelude.

Daftar Personil :

  • Matthew Bellamy (lead vokal, gitar, keytar, keyboard, piano)
  • Chris Wolstenholme (bass, backing vokal, harmonika, keyboard)
  • Dominic Howard (drum, perkusi, synthesizer, backing vokal)

Rekomendasi Lagu :

  1. Hysteria
  2. Time is Running Out
  3. Starlight
  4. Supermassive Black Hole
  5. Map of the Problematique
  6. Panic Station
  7. Sing for Absolution
  8. I Belong to You
  9. Neutron Star Collision (Love is Forever)
  10. Knights of Cydonia

Sumber :

http://id.wikipedia.org/
http://www.innamoramento.net/