Tampilkan postingan dengan label info berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label info berita. Tampilkan semua postingan

Coldplay baru saja mengejutkan para penggemar mereka dengan merilis sebuah set single baru dan juga video klip Midnight. Seperti khas Coldplay, lagu tersebut sangat mendayu-dayu dan terkesan gelap dengan beberapa elemen techno.

Lagu tersebut dirilis secara resmi pada hari Selasa (25/2) kemarin. Sedangkan video klipnya sendiri yang bisa dibilang cukup aneh dan sedikit seram, diproduseri oleh Mary Wigmore.

Single ini diberitakan untuk masuk pada album keenam Coldplay mendatang. Tembang Midnight dipenuhi oleh efek autotune dari sang vokalis, Chris Martin yang dibumbuhi oleh alunan techno bertempo pelan sepanjang lagu.

Video klipnya sendiri bernuansa hitam dan putih dan diambiln menggunakan efek negatif eksposure oleh Wigmore yang juga memproduseri klip mereka The Hardest Part. Pada klip baru ini kalian juga dapat melihat member Coldplay bermain di hutan dan beberapa serigala berjalan-jalan di sekitarnya.

Belum ada informasi detail mengenai single ini. Album baru yang mereka tengah siapkan sendiri diperkirakan untuk rilis sekitar Mei atau Juni tahun ini.

Sumber : http://musik.kapanlagi.com/

Mendengar musik selalu bisa membuat orang lebih santai. Tak melulu musik riang, sebuah penelitian yang dilakukan para psikolog dari University of Kent meyakini bahwa lagu sedih bisa menghilangkan perasaan sedih. 

Lebih dari itu, musik punya banyak keajaiban lain. Musik ternyata juga bisa menyelamatkan hidup seseorang. Penelitian dari European Society of Cardiology Congress 2013 di Amsterdam mengungkap, musik juga ampuh mengurangi penyakit jantung.

Selain dua hal di atas, musik juga memiliki keterkaitan dengan rasa nikmat makanan. Dalam penelitian tersebut, peneliti mencoba memberikan makanan coklat dan parika merah kepada sejumlah orang. Secara acak mereka juga diminta mendengarkan musik jazz, hip-hop, klasik dan rock.

Kemudian peneliti mengelompokkan orang sesuai dengan seberapa suka mereka dengan makanannya. Susu dan cokelat mewakil "makanan emosional" sedangkan parika merah mewakili "makanan non emosional".

Hasil yang didapatkan menunjukkan: orang yang memakan coklat lebih bisa menikmati makanannya ketika mendengar musik jazz. Rasa nikmat itu berubah menjadi kurang enak saat mereka mendengarkan musik hip-hop.

Namun dalam penelitian tersebut, musik tidak memberikan hasil signifikan pada makanan paprika merah.

Peneliti mengungkapkan, music jazz dipercaya dapat menambah kenikmatan makanan. Ini karena alunan nada lembut, berujung pada perubahan suasana hati. Menghadirkan perasaan damai.  Sebaliknya, musik hip-hop cenderung membuat seseorang menjadi agresif dan menurunkan nafsu makan.

Sumber : http://life.viva.co.id/

My Chemical Romance boleh bubar, tapi Mikey Way langsung geber jadi frontman dengan bentuk band baru bernama Electric Century, yang diperkenalkan Rabu (19/2) kemarin, seperti dilansir MTV.

Proyek barunya ini dikerjakan bersama temannya David Debiak dan juga Justin Siegel, yang menggantikannya sebagai bassis dalam Electric Century ini.

"Totally forgot to mention @justinsiegel is playing bass for us. Go say hi! #ElectricCentury ," kicaunya lewat akun @mikeyway kemarin.

Ia mengatakan, band baru yang sudah mulai dirancang sejak 2006 ini sempat beberapa kali terhambat. Khususnya saat My Chemical Romance tengah sibuk dengan promo The Black Parade. Namun, selama itu, Mikey dan kawan-kawan sudah menyiapkan banyak materi untuk Electric Century.

"Sejauh ini orang-orang bilang 'ini terlalu cepat, My Chem baru bubar', ini seperti, 'tidak, ini sudah berakhir'. Kami sudah merancang ini di laboratorium selama empat tahun sekarang. Kami sudah menulis 35 lagi. Ini waktu untuk melakukannya," jelas Mikey kepada MTV.

Sumber : http://www.hai-online.com/

Drumer Blink-182, Travis Barker mengumumkan dalam sebuah posting Facebook bahwa ia akan merilis buku memoar pada 24 Juni 2014. Barker mengaku proses penulisan buku tersebut adalah terapi baginya.

"Menjadi 'bersih' adalah kebangkitan terbesar saya. Saya sedang mengerjakan memoar dan itu mengagumkan. Mengerjakannya menjadi sebuah buku adalah terapi bagi saya dan mudah-mudahan dapat menginspirasi banyak orang," ungkapnya.

Buku ini bakal mengupas tuntas kehidupan Travis. Dari status mega-bintang yang ia dapatkan lewat Blink-182, dan kecelakaan pesawat yang hampir merenggut nyawanya beberapa tahun lalu.

Sumber : http://www.hai-online.com/

MAKASSAR - Donny ADA Band mengungkapkan kelompok musiknya saat ini mulai sibuk meladeni berbagai undangan manggung di pentas-pentas seni (pensi) yang digelar di sekolah- sekolah.

Kata dia, setelah mengusung konsep musik berbeda, band nya pun memiliki image baru di dunia musik tanah air.

Menurut Donny, walau di awal-awal banyak yang kurang sepakat dengan metamorfosa bandnya namun sejak awal niatnya memberikan sentuhan berbeda dengan lebih memperkaya penampilan.

"Kami ketiban rejeki dari acara pensi-pensi sekolahan setelah konsep baru dan ini anugerah,"kata Donny disela-sela penampilannya di Liquid Grand Clarion Hotel Makassar Sabtu (15/2/2014)dini hari tadi.

Sumber : http://www.tribunnews.com/

JAKARTA, KOMPAS.com -- Yayasan Anugerah Musik Indonesia (AMI) menyiapkan sebuah hajatan untuk memeriahkan Hari Kasih Sayang tahun ini. Pertunjukan bernama Indie Valentine AMI Awards 2014 ini direncanakan akan digelar pada 19 Februari 2014 di Jakarta.

Salah satu anggota Board of Directors Yayasan AMI, Seno M Hardjo, menyebut bahwa Indie Valentine itu disajikan untuk lebih merangkul para talenta terbaik dari komunitas indie di negeri ini. Ia menyebut pula, defenisi artis musik indie yang terlibat dalam pertunjukan tersebut adalah artis musik yang telah memiliki karya dalam bentuk album yang proses distribusinya dilakukan secara indie.

"Yang pasti kami berharap event ini bisa menjadi panggung apresiatif kepada kawan-kawan musisi indie yang selama ini konsisten berkarya di jalur mereka," terangnya dalam siaran pers yang dikirim oleh pihak Yayasan AMI, Kamis (13/2/2014).

Untuk hajatan itu, pihak Yayasan AMI telah memilih 15 band terbaik yang akan berkesempatan untuk tampil. Band-band itu merupakan hasil seleksi dari ratusan band. Untuk proses seleksi tersebut, pihak Yayasan AMI menggandeng komunitas indie Satu Djiwa serta beberapa pemerhati musik indie dari Bandung dan Jakarta. Lima belas band terpilih itu adalah Neo, Tuffa, Star Kids, Nath Thelions, Dirty Edge, Ayu Amela, Jontrall, Kebunku, Leonidas, Meneer, Merah, Anak Mama, Tuan Besar, Radiuz, dan Star Way.

"Genre yang kami tampilkan di sini sangat beragam. Ada genre musik pop, rock, reggae sampai dangdut pun ada," ujar Seno.

Seno juga menerangkan bahwa Indie Valentine 2014 merupakan ruang para artis musik indie yang belum dikenal luas. Menurut Seno, itu untuk memberi kesempatan lebih besar kepada para artis musik itu. Alasan lainnya, jelas Seno, pihak Yayasan AMI ingin lebih merangkul mereka untuk melibatkan mereka dalam AMI Awards.

"Selama ini sebenarnya kami sudah cukup banyak memberikan tempat kepada musisi indie. Ini tecermin dari kategorisasi penilaian yang ada di AMI Awards. Hampir sebagian besar adalah para musisi yang mendistribusikan karya mereka secara indie," jelas Seno pula.

Andy Julias, pemerhati musik indie, menyambut positif kehadiran kegiatan Indie Valentine 2014, yang digelar oleh Yayasan AMI. Menurutnya, sudah sepatutnya komunitas indie dirangkul oleh AMI Awards.

"Saya rasa acara semacam ini akan cukup efektif untuk lebih mendekatkan diri lagi kepada komunitas indie. Sebaliknya bagi para musisi indie, acara ini bisa menjadi sarana untuk menunjukkan eksistensi diri mereka," kata pria yang juga menjadi anggota tetap tim kategorisasi AMI Awards ini.

Andy melihat AMI sebagai rumah bagi para artis musik Indonesia dan sudah sepatutnya merangkul mereka dari semua jenis musik.

"Musik Indonesia itu sangat beragam. Saya rasa adanya wadah apresiatif kepada para musisi indie ini akan sangat baik buat kemajuan mereka agar terus berkarya," kata mantan personel band Makara itu.

Seno menambahkan, dalam Indie Valentine 2014 juga akan ada aksi penggalangan dana untuk membantu para korban bencana di negeri ini. "Jadi mari kita semaikan Hari Kasih Sayang ini dalam wujud nyata dengan cara membantu saudara-saudara kita yang kini sedang tertimpa musibah," ujarnya.

Sumber : entertainment.kompas.com/

Sejak memutuskan bersolo karir, Elfonda Mekel alias Once mulai menelurkan karya-karya baru. Bahkan mantan vokalis band Dewa 19 itu akan merilis album solo. Uniknya, album terbaru itu berisikan lirik-lirik religi kendati musik yang mengiringi bergenre rock.

"Tiga bulan lagi album baru, Terakhir saya keluarin kan 2012. Bedanya, sekarang musiknya lebih ngerock, nggak terlalu banyak mikir, berkompromi, senang-senang saja," ujar Once ketika ditemui di Kawasan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, beberapa hari yang lalu.

"Lagu spiritual itu bagus, karena bisa jadi lagu yang punya makna ganda. Kalau yang suka cinta, bisa jadi buat kekasih. Kalau tidak, lagu spiritual saja," jelasnya melanjutkan.

Namun begitu, ia tetap memasuki tema cinta dalam album barunya nanti. "Kalau tema, cintanya mungkin 50%, 50% lagi berbau spritual," kata Once.

Dari sembilan lagu dalam album tersebut, enam di antaranya adalah ciptaan Once sendiri. Sedangkan tiga lagu lain merupakan recycle lagu band lawas, Godbless.

"Enam lagu saya ciptakan, tiga lagu yang lain, Itu salah satunya lagunya God Bless yang saya daur ulang, judulnya Musisi. Dua lagi dibantuin sama Gugun Blues Shelter," tutup laki-laki yang memproduseri sendiri album tersebut.

Sumber : http://musik.kapanlagi.com/
Ilustrasi pertunjukan orkestra di Kota Solo (Agoes Rudianto/JIBI/Solopos)

Momentum perayaan Valentine’s Day yang oleh sebagian kalangan dianggap sebagai hari kasih sayang, Jumat (14/2/2014), tinggal menghitung hari. Kota Solo punya beberapa alternatif hiburan untuk menikmati akhir pekan yang seru bersama pasangan.

Para pencinta musik klasik bisa datang menyaksikan pertunjukan musik From Solo Paragon With Love yang dibawakan kelompok Harmonia Orchestra di atrium pusat perbelanjaan setempat, Jumat mulai pukul 19.00 WIB. Bagi yang kurang nyaman menikmati musik klasik, bisa menjajal suguhan electronic music dance (EDM) besutan DJ Winky Wiryawan di Puri Kencono Ballroom Lorin Hotel Solo, Jumat mulai pukul 22.00 WIB.

Harmonia Orchestra rencananya menggeber 14 lagu bernuansa cinta. Dengan inovasi dan kreativitasnya, kelompok musik yang terdiri atas para anggota Ansambel Musik Anak dan Remaja (Amari), Solo Big Band, dan musisi lintas profesi ini bakal menampilkan lagu yang mewakili tiap generasi.

Konduktor sekaligus komposer Harmonia Orchestra, Mursid Hananto, mengutarakan lagu cinta lawasan seperti To Love You More hingga lagu fenomenal Buka Sithik Joss bakal disuguhkan untuk pengunjung pusat perbelanjaan yang terletak di jantung Kota Solo ini. “Rencananya kami membawakan 14 lagu cinta. Saat ini kami sedang intens latihan untuk persiapan,” ujar Mursid, ketika berbincang dengan Espos, beberapa saat yang lalu.

Sementara DJ idola kaum hawa, Winky Wiryawan, rencananya memanjakan clubber dan party gower dengan mengusung tema Back To Love. Sebelum DJ dari label Junko ini naik ke geladak piranti CDJ-nya, para penggemar EDM sejenak diajak menikmati suguhan lagu cinta populer dari Seven Sound Band. Kemeriahan pesta makin semarak dengan penampilan dari Sporty Dancers.

“Suasana pesta akan kami buat romantis dengan aksesori berbentuk hati dan cupid yang ditebarkan di Ballroom. Pesta makin spesial dengan penampilan DJ Winky. Dia menjadi salah satu DJ favorit pengunjung di tempat kami. Setiap pertunjukannya selalu full,” terang Kartika Oktavia Pravitasari, Public Relations Manager Lorin Solo Hotel, saat berbincang dengan Espos, di kantornya, Jumat (7/2/2014).

Sumber : http://www.solopos.com/

Jakarta : Kementerian Kehutanan bekerjasama dengan Holcim Indonesia berencana menggelar Festreeval Musik yang akan dilaksanakan pada 5 Februari sampai 28 Februari 2014. Dan salah satu juri yang tunjuk adalah Ipang.

Hal ini disambut senang oleh cowok berambut gimbal ini. Dengan acara ini, Ipang sekaligus ingin mengajak generasi muda untuk sadar dan cinta terhadap lingkungan sekitat. Karena menurutnya, itu adalah penyeimbang kehidupan.

"Melalui acara ini, bisa menjadi sarana bagi generasi muda Indonesia untuk gemar menanam pohon dan melestarikan hutan dan lingkungan," ucap Ipang saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (6/2/2014).

Menurut pelantun Ada Yang Hilang yang menjadi sountrack film Realita Cinta dan Rock N Roll, Festreeval ini merupakan terobosan baru untuk mencintai lingkungan. Ipang pun bangga menjadi bagian dari acara ini.

"Saya sendiri merasa bangga menjadi bagian dari kegiatan ini, sebab ini merupakan terobosan baru," kata pria yang punya nama asli Ipang Lazuardi.

Sementara, menurut Rusli Setiawan, Direktur Relationship Holcim, tujuan digelarnya acara ini mengajak masyarakat untuk lebih memahami fungsi pohon dan hutan untuk kehidupan. Sehingga nantinya masyarakat akan tergugah untuk menanam dan melestarikan pohon.

"Ini karena komitmen kami membangun solusi yang berkelanjutan untuk masa depan bangsa," ujar Rusli. Bagi pemenang Festreeval Musik ini mendapat kesempatan untuk tampil dalam Konser Hutan yang akan dihelat 8 Maret 2014 di Taman Hutan Kota Tegalega, Bandung, Jawa Barat.(Mer)


Sumber : http://showbiz.liputan6.com/
Gambar : CEO Holcim Eamon Ginley menanam pohon
Kementerian Kehutanan bekerja sama dengan Holcim Indonesia menggelar ‘Festreeval Musik’ dalam bentuk lomba kreasi jingle lagu dan konser hutan. Kegiatan dilakukan untuk mengajak generasi muda ikut mendukung gerakan genanaman 1 miliar pohon.

Direktur Relationship Holcim, Rusli Setiawan, mengatakan tujuan dari pagelaran ini antara lain untuk mengajak masyarakat memahami fungsi dari pohon dan hutan untuk kehidupan, baik untuk sekarang hingga generasi mendatang. Rusli berharap masyarakat, terutama peserta Lomba Kreasi Jingle, semakin tergugah untuk menanam pohon dan melestarikannya.

“Ini karena komitemen kami membangun solusi yang berkelanjutan untuk masa depan bangsa,” ujar Rusli Setiawan dalam keterangan persnya, Kamis (6/2/2014).

Dia menjelaskan, kegiatan Festreeval Musik Holcim 2014 terdiri dari dua tahap kegiatan yaitu Lomba Kreasi Jingle lagu yang dimulai 5 hingga akhir Februari 2014 dan ditutup dengan Konser Hutan.

Menurut Rusli, setiap satu karya yang dikirimkan oleh peserta akan dikonversikan menjadi 10 pohon. “Karena itu setiap peserta berkontribusi dalam menghijaukan Indonesia. Selain peserta, masyarakat juga dapat memberikan dukungan dengan teknis berupa vote karya favorit melalui akun sosial media, dimana setiap 1 vote juga akan dikonversikan menjadi 1 pohon,” ujarnya.

Konser hutan, tambah Rusli, akan dilaksanakan pada 8 Maret 2014 di Taman Hutan Kota Tegalega, Bandung Jawa Barat dan akan dihadiri Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan dan Jajaran Direksi Holcim.

Musisi, Ipang Lazuardi, yang terlibat sebagai juri lomba kreasi jingle mengapresiasi kegiatan untuk mengajak generasi muda Indonesia lebih mencintai lingkungan ini. “Saya berharap melalui jingle ini, bisa menjadi sarana bagi generasi muda Indonesia untuk gemar menanam pohon dan melestarikan hutan dan lingkungan. Saya sendiri merasa bangga menjadi bagian dari kegiatan ini, sebab ini merupakan terobosan baru,” katanya.(ded)

Sumber : http://news.okezone.com/

Masih ingat dengan band yang satu ini? Ya, sebagian besar dari kamu pasti tahu dan pernah denger nama Linkin Park. Dan buat kalian fans dari mereka, ada berita bagus lho!

Mike Shinoda, rapper dari Linkin Park baru-baru ini menyatakan bahwa mereka sedang dalam pembuatan sebuah album baru. Namun material pada album tersebut dipastikan bakal berbeda dengan musik-musik sebelumnya.

"Fans Linkin Park pasti tahu jika musik kita pada tiap album itu pasti berbeda dari yang sebelumnya. Album inipun juga pasti akan berbeda, jadi tidak perlu mengira-ngira bagaimana nanti jadinya," Shinoda menuliskan pada blog resminya.

Seperti yang kita ketahui, album baru ini nantinya akan menjadi lanjutan dari album terakhir mereka LIVING THINGS. Album tersebut dirilis pada tahun 2012 silam dan berhasil menguasai tangga musik Amerika maupun Inggris, seperti yang diwartakan situs DigitalSpy.

Shinoda menambahkan, "Jika aku bilang lagu ini akan seperti 'x', lagu yang sesungguhnya akan berubah menjadi sesuatu yang jauh berbeda. Tapi kita saat ini sedang penuh dengan inspirasi."

Wah kamu pasti uda gak sabar dengerin lagu-lagu baru dari artis heavy rock yang satu ini kan? Kita tunggu saja berita-berita terbaru mengenai album tersebut. So, stay tune!

Sumber : http://musik.kapanlagi.com/

Semenjak Bjah, yang bernama asli Muhammad Hamzah, keluar dari The Fly 2005, posisi vokalis band itu secara bergantian sempat diisi oleh Firman "Idol" dan Teddy. Namun, dalam perkembangannya, The Fly justru menunjuk gitaris mereka, Kin Aulia, untuk merangkap menjadi vokalis juga.

"Saya sekarang posisinya lead vocal. Pertanyaannya, kenapa setelah sekian lama? Kenapa enggak dari dulu saja sih?," kata Kin sekaligus mewakili Levy (bas) dan Adith (keyboard) dalam jumpa pers The Fly Sabotase I-Radio di Gedung Sarinah Lantai 8, Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (4/2/2014).

Diceritakan oleh Kin, sebelum publik mengenal Bjah sebagai vokalis The Fly, sebenarnya posisi vokalis sudah diisi dulu oleh Kin.

"Gue gitaris, sampai belajar ke Amerika. Karena saking cintanya sama The Fly, di Amerika gue selain belajar gitar juga berlajar vokal. Cuma, waktu itu gue bukan vokalis, posisi gue gitaris, yang bercita-cita bandnya jadi something, tapi gue punya teknik (vokal). Kalau masih ingat, 'Pelangi Semu' itu gue yang nyanyi, pas masih gue gondrong kurus," kisah Kin.

"Memang Bjah bisa nyanyi tapi tekniknya miskin. Dan, pas single 'Terbang', Bjah mulai muncul, tapi di bagian ref 'Terbang' itu suara gue," lanjutnya.

Setelah Kin menjadi vokalis-gitaris, bersama rekan-rekan segrupnya ia menyesuaikan musik The Fly dengan vokalnya.

"Sebenarnya range Bjah enggak terlalu jauh, gue sama Firman, gue sama Teddy juga enggak jauh. Ada penyesuaian warna musik, sekarang lebih rock n' roll, lebih nge-blues. Itulah roots-nya The Fly. Kami kembali lagi supaya anak baru (zaman sekarang) tahu rock aslinya The Fly. Gue balikin lagi identitas gue sebagai gitaris-vokalis," jelas Kin.

Warna asli The Fly ditonjolkan dalam lagu "Oh My God", yang merupakan garapan baru atas lagu "OMG", yang diklaim oleh Kin kurang suksesketika dinyanyikan oleh Teddy.

"Jadi 'Oh My God' ini dulu enggak sempat jadi single waktu sama (vokalis) Teddy," kata Kin. "Padahal, ini lagu andalan banget," timpal Adith. "Akhirnya gue aransemen ulang dengan nuansa rock n' roll, ada blues-nya juga, jadilah 'Oh My God', yang sedang kami promosikan sekarang," tambah Kin.

Sumber : http://entertainment.kompas.com/
Gambar : Sosok Budi Doremi
Menganggap penggunaan bahasa asing sudah lumrah digunakan, Budi Doremi memilih bahasa ibunya untuk single terbaru. Lagu itu ia beri judul
Hati Ku Telah Dijelep-jelepin Kamu.

"Judul single Hati Ku Telah Di jelep-jelepin kamu. Kalau aku import produk Bahasa Inggris yang keren-keren itu itu sudah biasa," kata Budi di Kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Rabu (5/2).

Budi mengaku bangga menggunakan bahasa ibunya. Begitu juga dengan pemilihan musik melayu, pop, dan latin yang diracik menjadi satu di lagu tersebut.

"Aku lebih bangga dengan bahasa ibuku sendiri yang sebetulnya banyak orang salah persepsi tentang musik melayu. Aku gabungkan musik melayu dengan pop dan latin," paparnya.

Dilanjutkan Budi, lagu Hati Ku Telah Dijelep-jelepin Kamu bercerita tentang
keberanian menyatakan perasaan secara langsung kepada orang yang dicintai.

"Itu lagu keberanian bagaimana kita bilang rasa cinta di depan orang yang kita cintai di depan mata kita," ujar Budi.

Sumber : http://musik.kapanlagi.com/
Gambar : Sosok Eros Djarot
JAKARTA -- Soegeng Waluyo Djarot atau yang lebih dikenal dengan nama Eros Djarot segera menggelar konser bertajuk "40 Tahun Eros Djarot Berkarya". Konser yang akan digelar Jumat (14/2) mendatang ini akan menampilkan karya-karya Djarot  mulai dari album “Barongs” (1975), “Manusia-Manusia” (1986), “Badai Pasti Berlalu” (1977), “Resesi” (1983), “Detik” (1997), “Pemilu” (2009). 

40 tahun Eros Djarot Berkarya akan digelar di Plenary Hall Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta. Konser dimulai pukul 08.00 malam. 

Dalam karyanya nanti, Djarot menggandeng Erwin Gutawa sebagai orchestrator, Jay Subyakto sebagai art director, dan Mira Lesmana sebagai penulis naskah. Djarot juga menggandeng musisi muda lainnya, seperti Iwan Fals, Glenn Fredly, Elfonda Mekel (Once), Berlian Hutauruk, Marcel Siahaan, Melly Goeslaw dan Bunga Citra Lestari. 

Tiket konser dijual mulai dari Rp 500 ribu sampai Rp 3,5 juta. Dengan masing-masing kelas Bronze, Silver, Gold dan Platinum. 

Sebagian hasil penjualan menurut Project Manager Promotor D.E.K, Hans Siregar, akan disumbangkan ke korban-korban banjir saat ini. 

“Ini adalah bentuk dari rasa kemanusiaan dan empati kami sebagai sesama warga negara Indonesia untuk membantu para korban banjir.”

Eros Djarot mengawali karir bersama grup musik Barong. Setelah menyelesaikan studinya di London Internasional Film School, Djarot mulai terjun di dunia film. Lewat karya-karyanya Djarot berhasil menyabet berbagai penghargaan. Diantarnya Penata Musik Terbaik lewat film “Kawin Lari” karya Teguh Karya dan Sutradara Terbaik dalam film "Tjoet Nja' Dien. 

Di balik semua itu, yang membuat Eros Djarot tetap fenomenal adalah karyanya dalam film “Badai Pasti Berlalu”, hasil adaptasi dari novel karya Marga T. Dalam film ini, Djarot juga menyandingkan dengan album berjudul sama yang meraih penjualan lebih dari sembilan juta kaset.  Hingga kini, lagu-lagu di album itu seperti “Pelangi”, “Merpati Putih”, atau “Angin Malam” masih dibawakan oleh musisi-musisi saat ini.

Sumber :
http://www.republika.co.id/
JAKARTA – Pecinta musik dan Grup Band Koes Plus di Indonesia kembali kehilangan musisi terkenalnya, Muri (Kasmuri). Personil grup band legendaris Koes Plus ini meninggal dunia, Sabtu (1/2/2014) pagi ini.
Gambar : Sosok Murry "Koes Plus"
Drummer Koes Plus itu meninggal pada usia 65 tahun. Rencananya, Muri akan dimakamkan di TPU Pondok Rangon pada Sabtu siang, setelah ibadah shalat Zuhur.
Murry (Kasmury) masuk ke Koes Plus setelah hengkangnya Nomo. Lantaran Nomo memilih keluar dari Koes Bersaudara , diikuti oleh adiknya Koesroyo (Yok) yang kewudian bergabung kembali. Dengan keluarnya dua anggota Koes Bersaudara yakni Koesnomo (Nomo) dan Koesroyo (Yok), Koes Bersaudara pun usai. Tonny yang terus ingin bermusik menggamit dua musisi masing-masing oleh Kasmuri (Murry) dan Totok AR, pemain bass group Philon. Band ini memakai nama Koes Plus, artinya plus dua orang di luar dinasti Koeswoyo: Totok A.R dan Murry.
Koes Plus adalah grup musik Indonesia  yang dibentuk pada  1969  sebagai kelanjutan dari grup Koes Bersaudara. Grup musik yang terkenal pada dasawarsa 1970-an  ini sering dianggap sebagai pelopor musik pop dan rock ‘n roll di Indonesia. Sampai sekarang, grup musik ini kadang masih tampil di pentas musik membawakan lagu-lagu lama mereka, walaupun hanya tinggal Yon  yang aktif.
Lagu-lagu mereka banyak dibawakan oleh pemusik lain  lain dengan aransemen baru. Sebagai contoh, Lex’s Trio  membuat album yang khusus menyanyikan ulang lagu-lagu Koes Plus, Cintamu T’lah Berlalu yang dinyanyikan ulang oleh Chrisye, serta Manis dan Sayang  yang dibawakan oleh Kahitna.(jibi/ija)

Sumber :

http://www.bisnis-jabar.com/
Gambar : Poster Film "Slank Gak Ada Matinya"
JAKARTA - Tiga dekade menapaki karir di belantika musik Indonesia, grup band legendaris Slank akhirnya merilis film autobiografi berjudul "Slank Nggak Ada Matinya". Film yang serentak digelar Jumat (20/12) mendatang ini menurut pentolan Slank, Bimbim, merupakan cita-citanya yang lama terpendam.

"Akhirnya berhasil tanpa disangka. Gue bisa bilang ini film rock and roll terbaik di dunia,"  klaim Bimbim saat ditemui di XXI Epicentrum Jakarta, Rabu (18/12).

Bimbim bahkan menyebutkan film ini lebih baik dibandingkan dengan film autobigrafi Jim Morrison. "Jim Morrison pakai narkoba dan mati, gue pakai narkoba tapi bisa sembuh," katanya.

Karena itu, untuk menghasilkan film ini Bimbim bersama Slank tak mau main-main. Slank dari awal terlibat dalam penggarapan film karya sutradara Fajar Bustomi ini. "Dari mulai cari ide cerita sampai syuting juga sebagian besar di sebelah Fajar," ujarnya.

Untuk menunjang totalitas film ini, penggebuk drum ini rela membongkar-bongkar kembali barang miliknya. Bimbim juga mencari tas miliknya yang sudah lama disumbangkan ke panti asuhan untuk digunakan sebagai pelengkap film.

"Mas Bimbim ngasih banyak hal, baju, celana, topi miliknya," kata Adipati Dolken, aktor yang berperan sebagai Bimbim dalam film ini.

Film Slank Nggak Ada Matinya bercerita tentang perjuangan Slank bangkit di dunia musik pada formasi ke-14. Masalah datang setelah candu narkoba pada Bimbim dan Kaka memuncak di tahun 1997 sampai 2000.

Film ini dimainkan sejumlah aktor muda seperti Adipati Dolken (Bimbim Slank), Ricky Harun (Kaka Slank), Aaron Ashab (Ivanka Slank), Ajun Perwira (Ridho Slank) dan Deva Mahendra (Abdee Slank). Dalam filem ini, Slank juga melibatkan lebih dari 20 ribu Slankers.

Sumber :
http://www.republika.co.id/